Hidayatullah.com– Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi hari Senin (25/7/2022) mengatakan kepada Al Arabiya bahwa pihaknya mendeteksi tiga kasus cacar monyet. Ketiga orang itu baru pulang dari Eropa.
Pada 14 Juli, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan telah mendeteksi kasus pertama cacar monyet pada seseorang yang baru pulang dari luar negeri.
Kementerian meyakinkan semua orang bahwa kasus tersebut harus mendapatkan perawatan medis sesuai dengan prosedur kesehatan yang disetujui, selain itu, semua kontak telah didata.
Kementerian menegaskan akan terus memantau dan menindaklanjuti perkembangan penyakit cacar monyet dan mengumumkan secara transparan setiap kasus yang dilaporkan, menunjukkan kesiapan dan kemampuannya menghadapi perkembangan apapun dari penyakit itu.
Kemenkes merekomendasikan agar setiap orang mengikuti instruksi kesehatan, terutama selama perjalanan, melalui jalur resminya seperti menghubungi Otoritas Kesehatan Masyarakat (Weqaya) atau call center 937 jika ada pertanyaan seputar penyakit cacar monyet.
Hari Sabtu World Health Organization (WHO) menyatakan cacar monyet sebagai darurat global guna meredam penyebaran virus cacar monyet yang sejauh ini telah menjangkiti sekitar 17.000 orang di 74 negara, kebanyakan di Eropa dan dialami oleh kaum gay dan pria yang berhubungan seks dengan pria.*