Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Muslim di Negara Bagian India Dipaksa Melantunkan ‘Bharat Mata Ki Jai’

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Juli 2022 13:08 1:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Juli 2022 01:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi Mathura hari Senin mendakwa seorang pria dan beberapa orang “tak dikenal” diduga telah memaksa seorang pria Muslim dengan menyalahgunakan komunitasnya untuk meneriakkan slogan-slogan “Bharat Mata Ki Jai” (Kemenangan untuk Ibu India) di daerah Farah.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, nampak beberapa pemuda sedang mengepung seorang pemuda Muslim yang sedang pergi mengambil pakan ternak di daerah Thana Farah Mathura di kanal Dharmapura. Dia dipaksa meneriakkan slogan-slogan Bharat Mata Ki Jai dan Jai Hind (Kemenangan Hindustan).

Hindutva thugs forced a Muslim man in the Indian city of Mathura to chant the nationalist slogan, "Bharat Mata Ki Jai" (Long Live Mother India).

Source: @HindutvaWatchIn pic.twitter.com/Jftk4cTrGI

— 5Pillars (@5Pillarsuk) July 13, 2022

Mengacu kasus pembunuhan berbau SARA di Kanhaiya Lal di Udaipur, Rajasthan, para pemuda Hindu itu menuduhnya sebagai pengkhianat. Pelaku membuat video kejadian tersebut dan viral di media social, tulis laman Times Of India.

Sebenarnya, korban mengaku telah melupakan kejadian tersebut untuk menjaga persaudaraan antara Hindu dan Islam. Menurut beberapa sumber, Mubeen, warga Desa Ol, kala itu sedang pergi mengumpulkan pakan ternak di tepi kanal Dharmapura (Saluran Agra), hari Ahad. Namun ada beberapa pemuda desa Dharmapura menghentikan Mubeen di kanal dan melecehkannya.

Kepala kantor polisi Inspektur Rajkamal mengatakan bahwa sebuah kasus telah didaftarkan sebagai pengaduan dimana pemuda Muslim, Mubeen sebagai korban, dan seorang tersangka juga telah ditangkap.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan Informasi Pertama (FIR) terdaftar di bawah Pasal 295 A, dimana isinya tertulis, “tindakan yang disengaja dan jahat yang dimaksudkan untuk membuat marah perasaan agama dari kelas mana pun dengan menghina agama atau keyakinan agamanya” dan Pasal 505 (2) tentang “pernyataan yang menciptakan atau mempromosikan permusuhan, kebencian, atau niat buruk antar kelas”, bersama dengan pasal 67 (menerbitkan atau mengirimkan materi cabul dalam bentuk elektronik) Undang-Undang Teknologi Informasi terhadap terdakwa, Chandraveer, dan lain-lain.

Korban dalam pengaduannya menuduh bahwa dia dihentikan oleh Chandraveer saat menuju ke Kanal Dharampura. Dia menuduh Chandraveer menggunakan “bahasa tidak senonoh” terhadap komunitasnya dan memukulinya.

“Chandraveer membuat video kejadian itu dan mengunggahnya ke media sosial,” katanya. Namun, FIR tidak menyebutkan bagian apa pun yang berkaitan dengan penggunaan kekerasan.

Inspektur Polisi Senior (SSP) Abhishek Yadav mengatakan bahwa tersangka telah ditangkap dengan mendaftarkan kasus penghasutan sentimen keagamaan dalam kasus penggalangan slogan secara paksa. “Kedamaian distrik tidak akan pernah dibiarkan terganggu. Siapapun yang mencoba melakukannya akan ditindak tegas,” katanya.

Seperti diketahui, slogan “Bharat Mata ki Jai” adalah salah satu simbol untuk India dan diterima secara luas dan digunakan selama perjuangan kemerdekaan negara berpenduduk terbesar di dunia ini. Secara harfiah, slogan ini dapat diterjemahkan menjadi “panjang umur Ibu India” atau “Kemenangan untuk Ibu India”.

Sayangnya saat ini slogan ini digunakan kelompok radikal Hindu India untuk memaksa agama minoritas sebagai bentuk tekanan untuk menunjukkan nasionalisme warga India.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hindutvajihad cintamuslim India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Ini Menyesal Menjalani Operasi Penggantian Kelamin setelah Terpapar ‘Aktivitas LGBT’
Tulisan selanjutnya PBB: Banjir di Afghanistan Renggut 39 Nyawa Termasuk Anak-anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?