Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Terdakwa Pemboman Pesawat Air India 1985 Ditembak Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2022 12:26 12:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2022 10:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepolisian Kanada, hari Jumat (15/7/2022), mengkonfirmasi bahwa seorang pria yang ditembak mati di British Columbia hari Kamis adalah Ripudaman Singh Malik, seorang pengusaha Sikh yang dibebaskan dari dakwaan kasus pemboman pesawat Air India tahun 1985 yang menewaskan 329 orang.

Polisi mengatakan mereka belum menetapkan motif pembunuhan atau memiliki bukti apakah insiden itu berkaitan dengan kasus Air India.

Malik dan Ajaib Singh Bagri, seorang pekerja di British Columbia, pada tahun 2005 dibebaskan dari dakwaan terkait serangan terhadap pasawat Air India penerbangan 182 yang meledak di atas Samudera Atlantik pada tahun 1985.

Sersan David Lee dari Royal Canadian Mounted Police mendesak agar publik tidak berspekulasi perihal motif pembunuhan dan menegaskan bahwa petugas sedang melakukan penyelidikan.

Lee, dari tim investigasi kasus pembunuhan RCMP mengatakan pembunuhan itu diyakini sengaja dilakukan dan aparat berusaha mencari rekaman kamera atau informasi apapun yang kemungkinan berkaitan dengan peristiwa itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hati Kamis pagi, polisi merespon laporan penembakan dan menemukan sesosok mayat pria, yang sekarang sudah dikonfirmasi adalah Malik, mengalami luka tembak yang mengakibatkan kematiannya langsung di tempat kejadian di Surrey, British Columbia.

Rekaman CCTV menunjukkan bahwa sebuah Honda CRV warna putih tiba di dekat lokasi tak lama sebelum penembakan dan menunggu kemunculan Malik, 75.

Polisi menemukan mobil tersebut hangus terbakar dan ditelantarkan di jalan tidak jauh dari lokasi kejadian, lapor Reuters.

Kepolisian Kanada dikritik atas penanganan dan investigasi kasus pemboman Air India 182. Tahun 2010 pemerintah secara resmi meminta maaf kepada keluarga korban, mengakui bahwa pihak berwenang gagal bertindak menanggapi informasi yang dapat mencegah terjadinya peristiwa itu atau menangkap pelaku dan dalangnya.

Pihak berwenang di Kanada dan India menduga serangan itu direncanakan oleh kalangan ekstremis Sikh yang bermukim di Kanada sebagai tindakan balas dendam atas serangan India terhadap Kuil Emas Sikh di Amritsar pada 1984.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Air IndiaAmritsarekstremiskanadaSikh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya turkiye 15 Juli, Arah Baru Republik Turki
Tulisan selanjutnya Brutal! Pemuda Kulit Hitam Tewas dengan >46 Luka Tembakan Polisi Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?