Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Brigade Amerika Berkekuatan 4.000 Personel Sedang Menuju Kuwait

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2015 13:50 1:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2015 13:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 4.000 personel militer Amerika Serikat yang berpangkalan di Fort Carson, Colorado, sedang berangkat menuju Kuwait, di mana mereka akan menjadi pasukan darat Amerika terbesar di kawasan itu, setelah Presiden Amerika Serikat meminta wewenang kepada Kongres untuk melancarkan operasi militer terhadap kelompok ISIS/ISIL.

Obama mengatakan tidak akan menerjukan tentara dalam jumlah sangat besar seperti yang dilakukan di Afghanistan dan Iraq, tetapi dia meminta izin untuk perang melawan ISIS/ISIL selama tiga tahun. Pertempuran itu nantinya dapat diperluas ke kelompok-kelompok suksesor yang berkaitan erat dengan ISIS/ISIL.

Amerika Serikat menempatkan satu brigade di Kuwait sejak akhir perang di Iraq tahun 2011. Tentaranya, termasuk dua unit dari Fort Carson, telah melatih pasukan lokal yang berasal dari berbagai negara Timur Tengah.

Dalam tugas teranyarnya belum lama ini ke Kuwait, satu tim tempur dari Fort Carson melakukan misi pelatihan dengan tentara dari sejumlah negara sekutunya termasuk Yordania dan Uni Emirat Arab, yang bergabung dengan pasukan koalisi melawan ISIS/ISIL.

Pasukan yang berangkat ke Kuwait itu merupakan pasukan dari Fort Carson dengan persenjataan paling lengkap. Mereka dipersenjatai dengan tank-tank dan Bradley Fighting Vehicles. Banyak dari personelnya merupakan veteran satu atau lebih brigade yang pernah bertempur di Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami sudah biasa dikerahkan,” kata komandan brigade itu Kol. Greg Sierra.

Brigade berkekuatan lebih dari 4.000 orang itu dilatih lebih dari satu tahun untuk misi di Kuwait tersebut. Mereka berlatih taktik perang yang pernah dipergunakan dalam invasi ke Iraq tahun 2003, lansir Associated Press (15/2/2015) mengutip laporan Colorado Spring Gazette.

Tentara Amerika itu dilatih mulai dari operasi bantuan kemanusiaan hingga pertempuran tanpa jeda.

Kepada prajurit dan keluarganya, Sierra sesumbar mengatakan, “Pada akhirnya, jika kita terlibat dalam pertempuran, kita pasti menang.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seribu Orang di Qatar Mengecam Penembakan 3 Mahasiswa Muslim di Amerika
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Anggap Berlebihan Larangan Guru Agama Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?