Hidayatullah.com — Untuk pertama kalinya sejak mulai cetak pada tahun 1920, seorang perempuan memakai hijab ditampilkan di sampul majalah model Vogue Prancis.
Perempuan dengan hijab itu yang tampil di Vogue edisi Agustus 2022 itu adalah model berdarah Somalia-Amerika, Ugbad Abdi.
Abdi tampil bersama wanita Somalia lainnya, Mona Tougaard, yang berarti itu juga pertama kalinya dua wanita Somalia menghiasi sampul majalah, menurut Muslim Girl.
Ditanya oleh Vogue apa arti sampul gabungan mereka, Ugbad yang memakai hijab berkata: “Semua orang menyadari pentingnya proyek ini dan Mona dan saya cukup senang menjadi bagian darinya.
“Kami belum pernah melihat dua wanita kulit hitam Somalia di sampul majalah Vogue. Itu akan tercatat dalam sejarah,” katanya dilansir Arab News (06/09/2022).
Ugbad mengatakan kedua wanita itu “benar-benar berharap” sampul itu akan “memungkinkan kaum muda merasa seolah-olah mereka dilihat dan diwakili”.
Keputusan Vogue Prancis untuk menampilkan perempuan berhijab ini terjadi di tengah diskriminasi dan tantangan yang dihadapi umat Islam di negara yang memiliki 5 juta populasi Muslim.
Hijab telah dilarang di sekolah-sekolah Prancis sejak 2004 dan menggenakan cadar dan niqab telah dilarang sejak 2011.

Pada awal tahun ini Vogue Prancis dihujani kecaman setelah menulis “Yes untuk jilbab!” dalam keterangan gambar carousel yang menyertakan foto model Julia Fox dengan syal menutupi sebagian besar rambutnya.
Sepotong kalimat itu, yang kemudian dihapus, menyebabkan kemarahan di Prancis yang di mana tingkat Islamofobia meningkat dalam beberapa tahun terakhir.*