Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Joe Biden Ampuni Semua Terpidana Kepemilikan Ganja Ringan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2022 21:23 9:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Oktober 2022 21:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Amerika Serikat Joe Biden, hari Kamis (6/10/2022), mengeluarkan perintah eksekutif berupa pengampunan bagi semua terpidana federal dalam kasus kepemilikan atau penggunaan ganja dalam jumlah sedikit atau ringan.

Biden meminta negara-negara bagian di Amerika Serikat mengimplementasikan kebijakan itu, lansir DW.

Perintah tersebut berpengaruh pada “ribuan orang”, kata seorang pejabat pemerintah.

“Tidak seorang pun harus dipenjara hanya karena menggunakan atau memiliki mariyuana,” ujar Biden.

Pengampunan tidak berlaku bagi orang bukan warga negara yang tidak memiliki status hukum pada saat penangkapan mereka, atau mereka yang dihukum karena berniat menjajakan obat terlarang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ada ribuan orang yang sebelumnya pernah divonis [pengadilan] Federal atas kepemilikan ganja, yang akibatnya mungkin mereka ditolak saat berusaha mendapatkan pekerjaan, perumahan, atau peluang pendidikannya,” imbuhnya.

“Tindakan saya ini akan membantu meringankan konsekuensi beruntun yang timbul dari vonis pidana ini,” tegas Biden.

Biden mengatakan orang kulit berwarna di AS secara tidak proporsional terdampak oleh pidana pengunaan atau kepemilikan ganja.

“Terlalu banyak nyawa yang dikorbankan karena pendekatan kita yang gagal dalam mengatasi ganja,” kata presiden AS itu. “Sudah saatnya kita memperbaiki kesalahan ini.

Hanya sekitar 6.500 orang yang secara langsung terkena hukuman berdasarkan undang-undang ganja alias mariyuana federal, kata pejabat AS kepada wartawan.

Menurut Gedung Putih, saat ini tidak ada seorang pun yang berada di dalam penjara federal karena “kepemilikan” ganja dalam jumlah sedikit.

Biden juga telah mengarahkan pejabat kesehatan dan peradilan untuk meninjau bagaimana ganja diatur di bawah hukum federal.

Saat ini, hukum federal mengelompokkan mariyuana atau ganja atau kanabis ke dalam kategori yang sama dengan heroin dan SLD, dan berada dalam satu kategori lebih tinggi dari kelompok narkotika yang sangat adiktif seperti fentanil dan metamfetamin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatganjaJoe Bidenkanabismariyuana
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil Ketua DPRD Maluku Dukung Kiprah BMH Melayani Umat
Tulisan selanjutnya Keagungan Akhlak Nabi ﷺ

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?