Terpilihnya Sania menjadikannya sebagai perempuan Muslim pertama yang menjadi pilot pesawat tempur angkatan udara India
Hidayatullah.com — Sania Mirza, seorang gadis Muslim asal Mirzapur, Uttar Pradesh, India terpilih menjadi pilot pesawat tempur di Angkatan Udara India (IAF). Ibu dari Sania mengatakan pencapaian anaknya akan menginspirasi setiap gadis di desanya agar terus mengejar mimpi mereka.
Terpilihnya Sania menjadikannya sebagai perempuan Muslim pertama yang menjadi pilot pesawat tempur angkatan udara India.
Saat diwawancarai ANI pada Jumat (23/12), gadis muslim itu menyebut kesuksesannya berkat orang tua dan juga akademinya.
Ujian saat itu, menurut Sania, hanya akan menerima dua kursi untuk perempuan dalam penerbang tempur di Akademi Pertahanan Nasional (NDA) 2022.
“Saya gagal memperoleh kursi kosong itu pada usaha pertama, namun saya berhasil di usaha kedua,” ujarnya.
Sania mengatakan ia terinspirasi Avani Chaturvedi, perempuan pertama yang jadi pilot jet tempur India.
“Saya terinspirasi oleh Letnan Penerbang Avani Chaturvedi dan melihatnya, saya memutuskan untuk bergabung dengan akademi militer. Saya berharap suatu saat nanti saya bisa menginspirasi generasi muda,” kata Sania kepada ANI.
Ucapan Sania lantas dipastikan oleh ayahnya, Shahid Ali, seorang tukang reparasi TV. “Dia selalu terinspirasi Avani Chaturvedi dan ingin menjadi seperti dia.”
Sedangkan ibu Sania, Tabassum Mirza, mengaku tidak hanya keluarganya namun seluruh desa merasa bangga atas pencapaian Sania.
“Putri kami telah membuat kami dan seluruh desa bangga. Dia memenuhi impian menjadi pilot pesawat tempur pertama. Dia menginspirasi setiap gadis di desa untuk mengejar impian mereka,” ujarnya.
Sania akan bergabung dengan NDA Khadakwalsa di Pune pada 27 Desember
Awal tahun ini, Kementerian Pertahanan India memutuskan untuk mempermanenkan skema percibaan penerimaan pilot wanita di IAF.
Kementerian Pertahanan telah menyetujui mengizinkan wanita untuk bergabung dengan Angkatan Udara sebagai pilot pesawat tempur pada tahun 2015, tetapi skema untuk “Induksi Petugas SSC Wanita di Aliran Tempur Cabang Terbang” dimulai pada tahun 2016.
Pilot pesawat tempur wanita menjadi sorotan ketika Letnan Penerbang Shivangi Singh, pilot wanita pertama India untuk pesawat tempur Rafale, terlihat berdiri di tablo Angkatan Udara dalam parade Hari Republik. Dia adalah pilot pesawat tempur wanita kedua yang menjadi bagian dari parade Hari Republik, yang pertama adalah Letnan Penerbang Bhawna Kanth, yang merupakan bagian dari tablo Angkatan Udara pada tahun 2021.
Tahun 2020 adalah dorongan besar bagi wanita untuk bergabung dengan angkatan bersenjata, karena, setelah intervensi dari Mahkamah Agung, wanita diizinkan untuk bergabung dengan Akademi Pertahanan Nasional, yang memberi makan para perwira ke dalam tiga angkatan.*
Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media