Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Abdullah: Yordania akan Tetap Berperan Sebagai Pelindung Situs Suci di Baitul Maqdis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2017 08:59 8:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2017 08:59
Bagikan
Raja Abdullah - Jordania bertemu Paus Fransiskus di Vatikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Raja Abdullah melakukan kunjungan ke Vatikan hari Selasa untuk bertemu dengan Paus Fransiskus, menekankan perkembangan berkaitan dengan Yerusalem (Baitul Maqdis), setelah keputusan AS yang mengakui kota suci tersebut sebagai Ibu Kota Israel, lapor Al Bawaba, Rabu (20/12/2017).

Pembicaraan pada pertemuan tersebut – yang dihadiri oleh Pangeran Ghazi Bin Mohammad, penasihat utama urusan agama dan budaya dan utusan pribadi Raja Abdullah – mencakup implikasi dari keputusan AS, dan yang telah menggusarkan umat Islam dan Kristen di wilayah tersebut dan di luarnya.

Raja Abdullah menyerukan untuk mempertahankan status quo Yerusalem (Baitul Maqdis) yang legal dan historis, dengan mengatakan bahwa Yordania akan terus melakukan peran historis dan religiusnya sebagai pelindung situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem, yang sejalan dengan Penjagaan Hashimiyah dan dengan tujuan untuk melestarikan identitas warga Arab, umat Muslim dan Kristen di kota tersebut.

Baca: Raja Abdullah II Janji Lindungi Masjidil Aqsha dari Serbuan Pemukim Yahudi

Raja Abdullah menegaskan pentingnya mengintensifkan upaya untuk melindungi hak-hak rakyat Palestina, umat Muslim dan Kristen di Yerusalem (Baitul Maqdis), yang merupakan kunci bagi perdamaian dan stabilitas regional.

Raja Abdullah menekankan bahwa keputusan AS melanggar hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan, dan ia menyatakan bahwa status Yerusalem harus diselesaikan dalam kerangka solusi komprehensif yang mengarah pada pembentukan sebuah negara Palestina merdeka, dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Yordania Kampanye Boikot Produk Israel

Sementara itu, Paus Fransiskus yang telah mengungkapkan keprihatinan mendalam menyusul keputusan AS, mengatakan bahwa Yerusalem adalah  kota istimewa yang suci bagi umat Yahudi, Kristen dan Muslim.

Paus meminta untuk menghormati status quo Yerusalem, sesuai dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan mengenai kota tersebut, sehingga kekerasan dan ketegangan lebih lanjut dapat dihindari.

Paus Fransiskus, mengacu pada peran penting Raja Abdullah dalam melindungi tempat-tempat suci di Yerusalem, memuji komitmen Yordania terhadap perdamaian dan stabilitas di seluruh wilayah ini dan dunia.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al QudsBaitul MaqdisHaram al Syarifisraeljerusalempalestinapaus FransiskusPenjagaan HashimiyahRaja AbdullahSaveBaitulMaqdisSitus SucivatikanyahudiYerusalemyordaniaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil RI di PBB: Pengakuan AS atas Yerusalem Ilegal dan Harus Ditolak
Tulisan selanjutnya LGBT Dinilai Tak Bisa Berlindung di balik Privasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?