Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Menteri Informasi Libanon Dibui 13 Tahun dalam Kasus Terorisme

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 April 2016 17:45 5:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 April 2016 17:44
Bagikan
Politisi Kristen Michel Samaha (kanan) bersama Hassan Nasrallah, pemimpin kelompok bersenjata Syiah Libanon, Hizbullah.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan militer Libanon hari Jumat (8/4/2016) menghukum mantan menteri informasi Michel Samaha penjara 13 tahun dan kerja paksa karena berusaha melakukan “tindak terorisme”, kata sebuah sumber kehakiman kepada AFP.

Samaha didakwa bersalah mengirimkan bahan peledak yang digunakan untuk serangan-serangan serta pembunuhan tokoh-tokoh politik dan agama di Libanon dengan bantuan pihak keamanan Suriah.

Mantan menteri itu ditahan pada tahun 2012 dan divonis pada Mei 2015 dengan hukuman empat setengah tahun penjara. Namun, keputusan itu dibatalkan satu bulan kemudian dan dia harus menjalani persidangan ulang.

“Jaksa menuntut hukuman mati, tapi dia dihukum 13 tahun penjara dan kerja paksa,” kata sumber kehakiman.

Berdasarkan hukum di Libanon, hukuman yang tersisa yang harus dijalani Samaha tinggal 10 tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain dibui, Samaha juga dilucuti hak sipilnya berupa hak memilih dan menduduki jabatan publik.

Michel Fuad Samaha, seorang poltisi Kristen dan mantan penasihat untuk Presiden Suriah Bashar Al-Assad, dalam persidangan mengakui dirinya mengirimkan bahan peledak dari Suriah untuk dipergunakan dalam serangan-serangan di Libanon.

Namun, dia berpendapat dirinya harus dibebaskan kerena menjadi korban jebakan.

Vonis hukuman penjara dalam persidangan sebelumnya (yang kemudian dibatalkan) dikecam sebagai “skandal” oleh Menteri Kehakiman Ashraf Rifi, sebab dengan hukuman singkat itu Samaha sudah melenggang bebas akhir tahun 2015.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gadget dan Pendidikan Perilaku
Tulisan selanjutnya Mesir Khawatir Soal Kiriman Senjata Iran ke Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?