Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Turki ‘Menetralisir’ 101 Tentara Suriah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Februari 2020 08:10 8:10 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Februari 2020 08:10
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com – Turki mengatakan pada Senin bahwa telah “menetralisir” 101 tentara rezim Suriah menyusul serangan yang membunuh lima tentara Turki di Suriah barat laut, provinsi Idlib, benteng terakhir oposisi lapor Anadolu Agency pada 11 Februari 2020.

Tiga tank dan dua meriam juga dihancurkan, kementerian pertahanan Turki mengatakan, seraya menambahkan bahwa sebuah helikopter Suriah juga ditembaknya.

Serangan itu terjadi setelah pasukan rezim Suriah menyerang sebuah pos militer Turki, membunuh lima tentaranya, kementerian pertahanan Turki mengatakan pada awal Senin.

Meningkatnya ketegangan ini terjadi setelah ancaman serangan militer Turki terhadap rezim Suriah yang sedang melanjutkan operasi militernya merebut benteng terakhir oposisi negara yang hancur karena perang itu.

Serangan mortir rezim membunuh delapan personel Turki pada pekan lalu mendorong Ankara untuk memperkuat posisinya, beberapa di antaranya dengan mengelilingi posisi tentara Suriah.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Juga pada Senin, pasukan kelompok oposisi yang didukung Turki melancarkan serangan baru terhadap pasukan yang setia pada Bashar al-Assad dalam upaya mereka merebut kembali kota penting Saraqeb, Idlib, yang kembali dikuasai Damaskus.

Laporan-laporan menunjukkan kelompok oposisi dilengkapi dengan kendaraan lapis baja dan persenjataan baru yang dipasok oleh Turki.

Saksi mata juga mengatakan pasukan Turki juga ikut membantu dalam serangan baru itu dengan menembaki posisi-posisi rezim Suriah di wilayah tersebut, Reuters melaporkan.

Serangan artileri rezim Suriah menewaskan lima tentara Turki dan melukai lima lainnya dalam apa yang disebut kementerian pertahanan Turki sebagai “serangan hebat” pada pos militer di daerah Taftanaz di utara Saraqeb.

Serangan itu menarget para tentara “yang dikirim sebagai bala bantuan ke wilayah itu yang bertugas mencegah bentrokan di Idlib, memastikan keamanan perbatasan kami dan menghentikan migrasi serta tragedi kemanusiaan”, kementerian menambahkan dalam pernyataannya.

Pasukan Turki kemudian membalas, katanya, “menyerang target-target.”

“Perkembangan telah diamati dengan cermat dan langkah-langkah yang diperlukan sedang diambil,” tambahnya.

Fahrettin Altun, ajudan pers Erdogan, mengatakan di Twitter bahwa “Turki membalas serangan terhadap mereka untuk menghancurkan semua target musuh dan membalaskan tentara kami yang gugur.”

Dia menambahkan: “Penjahat perang, yang memerintahkan serangan keji hari ini, menargetkan seluruh masyarakat internasional, tidak hanya Turki.”

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Menteri Pertahanan Hulusi Akar segera melakukan pertemuan menyusul serangan itu, stasiun televisi NTV melaporkan.

Turki telah memperkuat posisi-posisi ini sejak bentrokan Senin dengan pasukan rezim, yang membunuh delapan personel Turki dan 13 tentara Suriah, dengan mengirim setidaknya 350 kendaraan dengan komando yang didukung oleh kendaraan lapis baja.

Ankara mendesak rezim untuk mundur ke garis genjatan senjata yang disetujui pada 2018, memperingatkan bahwa itu tidak dilakukan, Turki akan mengerahkan “Rencana B”nya yang telah dipersiapkan.

Tetapi rezim yang didukung Moskow telah meningkatkan serangannya terhadap benteng oposisi besar terakhir, tempat tinggal bagi tiga juta warga sipil.

Ankara bersumpah akan melindungi pos-pos militernya di Idlib dan mengutuk rezim karena menyerang populasi sipil provinsi itu, sekitar separuh dari mereka adalah warga sipil yang mengungsi dari wilayah lain di Suriah.

Tetapi Turki telah mengambil pendekatan yang lebih agresif dengan rezim selama beberapa tahun terakhir, mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran jika rezim gagal menghentikan operasi militernya, karena khawatir kekerasan baru akan menimbulkan gelombang pengungsi baru ke Turki.

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada Senin hampir 700.000 orang di barat laut Suriah telah terlantar sejak Desember. Banyak dari mereka terpaksa mengungsi ke perbatasan Turki, yang telah menjadi penampungan lebih dari 3,6 juta pengungsi Suriah.

Sebagian pengungsi tinggal di penampungan terbuka dan tenda-tenda darurat dalam kondisi musim dingin yang membeku. Separuh dari mereka diperkirakan anak-anak.

Sementara itu, sebuah bom mobil meledak di kota Suriah yang dikontrol oleh pasukan oposisi Turki pada Senin, membunuh setidaknya empat orang dan melukai 15 lainnya, Anadolu Agency melaporkan.

Bom itu adalah gelombang kekerasan terbaru di wilayah yang dikontrol Turki yang membunuh dan melukai sejumlah orang. Turki menuduh Unit Perlindungan Rakyat (YPG), milisi Kurdi Suriah yang dianggapnya kelompok teroris, bertanggung jawab atas serangan bom itu.

Bom meledak di jalan utama di kota Afrin, yang Turki kendalikan setelah serangan militer pada 2018, Anadolu melaporkan. Dikatakan beberapa orang yang terluka berada dalam kondisi serius, menambahkan bahwa jumlah korban jiwa kemungkinan akan meningkat.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadIdlibPresiden TurkiRecep Tayyip ErdogansuriahTurkiYPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Tidak Setuju Terowongan Masjid Istiqlal-Gereja Katedral
Tulisan selanjutnya Turki Tembak Jatuh Helikopter Bashar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?