Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Langsung dari Gaza

Kegembiraan di ‘Taman Ria’ Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Mei 2012 09:01
Bagikan
Bagikan

Madinatul Azda’, taman ria-nya Jalur Gaza yang tadinya wilayah khusus di bawah kekuasaan Zionis Yahudi. Kini terbuka untuk seluruh rakyat Palestina dan tamu-tamunya. foto: Sahabat Al-Aqsha

JALUR GAZA, Ahad (Sahabatalaqsha.com): Hidup di bawah pengepungan ekonomi dan militer Zionis di Gaza sungguh susah bagi kebanyakan penduduk Gaza. Semua barang susah didapat dan sangat mahal. Makan sekali sehari “sudah bagus” karena memang sangat banyak keluarga yang menumpukan kehidupan mereka dari sumbangan LSM dari sana sini. Ancaman hujan bom sewaktu-waktu oleh Zionis justru menjadi menu sehari-hari.

Tapi selama Tim Sahabat Al-Aqsha (SA2Gaza) di Gaza ini, sudah beberapa kali menghadiri dan menyaksikan pesta pernikahan, baik dari kalangan masyarakat biasa maupun para mantan tahanan Zionis. “Begitu mereka dibebaskan dari penjara-penjara Zionis sesudah pertukaran mereka dengan Gilad Shalit, kami cepat-cepat kawinkan mereka,” komentar ibunda seorang pengantin putri.

Beberapa kali pula kami mengunjungi dan melewati tempat-tempat rekreasi, termasuk di tepi pantai Laut Mediterania yang breathtakingly beautiful – begitu indah sampai sesak nafas kami mengagumi ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Puluhan ‘ABG’ Gaza bergerombol-gerombol di pantai Madinatul Azda’, tertawa-tawa dan bercanda sebelum kemudian menceburkan diri ke air laut yang sangat dingin di bawah terpaan angin kencang.

Taman bermain, kolam renang anak-anak, bukit-bukit pasir, sampai pantai yang indah. foto: Sahabat Al-Aqsha

Baca Juga

MUI Apresiasi Pertemuan OKI Bahas Masjid Al-Aqsha yang Dinodai ‘‘Israel’’
Hamas akan Memilih Kepala Cabang Baru Gaza Minggu Ini
Gaza Memulai Upaya Inokulasi di Tengah Kekurangan Vaksin Covid-19
Indonesia Bisa Terima Miliaran Dollar Dari Amerika jika Normalisasi dengan ‘‘Israel’’
Gaza Cabut Pembatasan Covid-19, Masjid hingga Pasar Dibuka Kembali

Kota rekreasi seluas lebih dari 50 hektar ini didirikan oleh pemerintah Palestina di Gaza pimpinan Perdana Menteri Ismail Haniyah. Kawasan ini mereka bebaskan dengan darah dan nyawa dari penjajah Zionis Yahudi. Sampai Agustus 2005, tidak seorang Palestinapun masuk ke kawasan ini. “Jangankan menikmati kesuburan dan keindahan tanah di sini, bernafas di sinipun kami dilarang,” kata seorang lelaki yang sedang mengantar anak-anaknya berekreasi.

Di salah satu tempat rekreasi di tepi pantai di kawasan utara Gaza, keluarga-keluarga membawa anak-anak berjalan-jalan di tepi pantai. Pelabuhan Ashdod yang dikuasai Zionis Israel nampak di arah utara. Pada saat yang sama, beberapa kilometer dari garis pantai, sedikitnya lima kapal angkatan bajak laut Zionis mengawasi dan siap menyerang sewaktu-waktu.

Di tempat rekreasi lainnya, ratusan bocah dan remaja ramai bermain pasir, ayunan dan jungkat-jangkit berwarna-warni sementara para bapak, ibu, bibi, paman, nenek dan kakek duduk-duduk di pasir menunggu matangnya potongan-potongan daging ayam yang mereka panggang, menyebarkan asap dan aroma yang bikin air liur menetes.

Ketika relawan SA2Gaza mendekat untuk mengambil gambar, salah seorang bapak mengambil sepotong ayam dan dengan ramah menawarkannya kepada kami. Padahal, kami bisa melihat bahwa jumlah potongan ayam itu tidaklah sebanyak jumlah anak yang di sekitarnya!

Jangan bayangkan taman rekreasi seperti yang ada di Ancol, Jakarta. Taman rekreasi di Gaza sangat sederhana, kalau menggunakan ukuran Jakarta. Seperti yang disebut di atas, yang ada hanyalah ayunan, beberapa perosotan, jungkat-jangkit dan monkey bars – alias palang-palang untuk memanjat baik yang dari besi maupun tambang. Yang tersedia sangat banyak adalah kegembiraan dan riuh rendah canda anak-anak Gaza bersama keluarga-keluarga mereka.

Santai tapi tetap waspada, karena musuh tak berhenti menebar angkara. foto: Sahabat Al-Aqsha

“Katanya hidup di bawah pengepungan Zionis itu berat,” komentar seorang relawan kita kepada seorang ibu. Hampir di saat yang bersamaan terdengar suara gemuruh pesawat tempur Zionis petantang petenteng di langit Gaza. “Tapi kami lihat kalian terus saja bikin pesta pernikahan, bikin acara rihlah dengan anak-anak seolah-olah tidak ada apa-apa.”

Si Ibu menghela nafas. “Dari empat anak perempuan saya, ada satu orang yang sangat trauma dan selalu ketakutan mendengar suara ledakan atau suara pesawat. Yang lainnya juga takut, tapi sudah lebih terbiasa. Banyak anak seperti anak saya ini di sini… Tapi kenapa kami terus mengadakan pesta pernikahan, mengadakan rekreasi dan punya anak banyak-banyak, kenapa kami tertawa dan tidak menangis terus menerus? Karena kami harus terus hidup.”

Si Ibu melanjutkan, “Allah menetapkan fitrah manusia untuk hidup, menikah, beranak-pinak. Kami mengadakan pesta pernikahan, lalu punya anak, lalu mengajak anak-anak kami main dan tertawa karena ini adalah sunnatullah.” (Sahabatalaqsha.com)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaold migrateZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Pabrik’ Anak Gaza, Pabrik Mujahidin
Tulisan selanjutnya MIUMI Tegaskan RUU Gender Produk Liberal Sesat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Langsung dari Gaza

2 Nelayan Gaza Tewas Ditembak Tentara Mesir Saat Melaut

28 September 2020 09:33
membombardir saudi
Langsung dari Gaza

Hamas Umumkan Kesepakatan Akhiri Agresi ‘Israel’ di Gaza

1 September 2020 08:59
membombardir saudi
Langsung dari Gaza

Israel Kembali Gempur Gaza dengan Serangan Drone dan Pesawat Tempur

28 Agustus 2020 20:57
Langsung dari Gaza

Empat Warga Palestina Meninggal Dunia dalam Serangan ‘Israel’ di Gaza

26 Agustus 2020 12:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?