Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gus Dur Akhirnya Setuju Erotisme Dihentikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Mei 2003 08:44 8:44 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Mei 2003 08:44
Bagikan
Bagikan

Penyanyi dangdut Rhoma Irama akhirnya mengklarifikasi sikapnya terhadap penyanyi xxx, asal Pasuruan, Jawa Timur. Klarifikasi itu berkaitan dengan sikap Gus Dur yang ikut membela sang penyanyi tersebut dan mengecam Rhoma karena dianggap melanggar kebebasan ekspresi orang. Bertempat di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (2/5) malam, Rhoma menenui mantan Presiden Abdurrahman Wahid. Gus Dur datang ke Kantor PBNU sekitar pukul 19.00, sedangkan Rhoma datang satu jam kemudian. Pertemuan itu adalah untuk mengklarifikasi soal dua pertemuan antara si xxx dan Rhoma di Studio Soneta di Depok, Jawa Barat, yang berbuntut kontroversi panjang. Dalam pertemuan yang dipandu bekas penasihat Gus Dur pada saat menjadi presiden, Ahhie Massardi, Rhoma mengaku tidak mempunyai pretensi, tendensi, dan maksud lain dalam wejangannya kepada si penyanti. Rhoma juga mengaku marah kepada para penyanyi erotis bukan atas nama “Rhoma” tetapi karena Allah SWT. Menanggapi pernyataan Rhoma tersebut, Gus Dur menyatakan bahwa dirinya setuju jika goyangan si xxx dihentikan. Sementara itu, kalau si xxx tetap ingin eksis di musik dangdut, Gus Dur menyatakan bahwa dirinya akan mendukung. “Karena goyangan yang dilakukan oleh xxx itu bisa membuat moral bangsa ini rusak, ada baiknya xxx memperbaiki cara dia bergoyang,” ungkap Gus Dur. “Kalau xxx ingin terus, saya tetap mendukung. xxx boleh terus selama Mahkamah Agung diam. Saya akan diam,” sambungnya. Pernyataan Gus Dur ini berubah 180 derajat dari pernyataannya semula yang mengatakan untuk mendukung kebebasan ekpresi dalam bergoyang erotis. Sebelumnya, Rhoma menengarai ada orang-orang tersembunyi yang sengaja memancing air dalam kasus erotisme di media massa. Salah satunya dengan cara memanfaatkan Gus Dur untuk melegitimasi erotisme (wpd/sp/jp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Anggap Biasa Pro Kontra Penyanyi Erotis
Tulisan selanjutnya Mohammad Raad: “Tak ada Peranjian Damai !”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Berita
29 September 2026 19:17
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Terbaru

  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?