Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aksi Bersama Tolak Bush Di Tugu Proklamasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2003 09:55 9:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2003 09:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rabu (22/10/03) siang , PK Sejahtera dan segenap komponen umat Islam se-Jakarta menggelar demo menolah kedatangan Presiden AS George W. Bush. Aksi damai yang akan dipusatkan di Tugu Proklamasi, itu akan dipimpin langsung Ketua Umum PK Sejahtera Dr. Hidayat Nurwahid. Menurut rencana, acara itu juga dihadiri oleh cendekiawan Muslim Nurcholish Madjid, Sekretaris Umum MUI Dien Syamsuddin, Ketua Umum Partai Pelopor Rachmawati Soekarnoputri, Wakil Ketua Komnas HAM Salahuddin Wahid, politikus Sophan Sopiaan, mantan koordinator Kontras Ori Rahman dan aktivis PK Sejahtera Kepada Antara, Ketua Partai Keadilan Sejahtera Suryama menyatakan, partainya menolak kedatangan Presiden AS ke Bali, Rabu, karena kedatangannya itu dimaksudkan untuk mengintimidasi Indonesia dan umat Islam Indonesia. “Kami menolak kedatangan Bush karena seperti informasi yang kami terima, Bush datang untuk mengintimidasi, terutama terkait masalah terorisme,” kata Suryama. Dikatakannya, kedatangan Bush ke Indonesia sama sekali tidak membawa manfaat bagi Indonesia, demikian juga rencana pertemuannya dengan tiga tokoh agama Islam. Kecuali Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Ketua PP Muhammadiyah A Syafii Maarif dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Dr. Azyumardi Azra bersedia bertemu Bush, Rabu. “Saya dapat memahami alasan kesediaan mereka bertemu Bush, tapi apalah artinya jika hanya diberi kesempatan berbicara lima menit,” kata Suryama. Tapi, tambah Suryama, ia yakin ketiga tokoh agama Islam tersebut pasti sudah tahu bahwa tidak akan ada yang dapat dipetik dari pertemuan dengan Bush, meski mereka memilih memenuhi undangan kepala negara adidaya itu. Demo Meluas Sekasa kemarin, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se- Yogyakarta menggelar aksi unjuk rasa menolak kedatangan Presiden AS George W Bush ke Indonesia di Bunderan UGM Yogyakarta. Aliansi BEM se-Yogyakarta itu terdiri atas Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan Universitas Islam Indonesia (UII). Dalam aksi tersebut, selain berorasi, mereka juga membawa poster, di antaranya bertuliskan menolak kedatangan Bush di Indonesia, memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, menyeret Bush ke Mahkamah Internasional sebagai penjahat perang, dan menyekal tokoh masyarakat yang akan bertemu Bush. Selain BEM, seratus aktivis HMI MPO Cabang Yogyakarta menobatkan Presiden AS George W Bush sebagai “Bapak Teroris Dunia”. Sementara itu, di Surabaya, sekitar pukul 13.30 kemarin, kantor Konjen AS di Jalan Dr Soetomo, Surabaya didemo aktivis mahasisiswa Islam. Sekitar 200 orang dari Front Pembela Islam Surabaya (FPIS) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menolak kedatangan Bush ke Bali. Sebelumnya, sejumlah elemen Islam di Solo, aktivis Islam dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan Front Pembela Islam (FPI) telah melakukan hal serupa. MMI menilai, Bush secara terang-terangan telah mengobarkan ‘perang Salib’. Kemarin, kedatangan Bush ke negeri Thailand telah memicu demonstrasi para aktivis. Sekitar 2.000 aktivis membentangkan spanduk antiperang dan antiglobalisasi. Sebagian spanduk jelas-jelas menolak Bush dan AS. Bunyi spanduk mereka antara lain berbungi, ‘Amerika, Sumbu Setan’, ‘Bush, Pulanglah’, ‘Tentara Amerika, Keluarlah dari Iraq’. Selain mendapat penolakan di Thailand, kunjungan Bush ke Filipina juga ditolak masyarakat. Para pengunjukrasa menggelar aksi menolak Bush, saat tokoh nomor satu di balik serangan ke Iraq itu datang. Sebagian mereka membakar bendera AS. Unjuk rasa menolak Bush dan kebijakannya juga terjadi di Korea Selatan. Massa yang berkumpul di Kota Sungnam itu sempat bentrok dengan aparat keamanan, dan sebagian mereka ditangkap. Pesan utama yang mereka sampaikan adalah menyesalkan sikap pemerintahnya mengirim pasukan ke Iraq untuk mendukung AS. Di Sydney, Australia, ribuan pengunjuk rasa membawa patung-patung Bush. Salah satu patung yang mereka bawa menggambarkan Bush sedang mengendalikan Perdana Menteri Australia, John Howard. Indonesianis Jeffrey Winters dari Universitas Northwestern, Chicago, AS , kepada Radio Nederland mengatakan, kedatangan Bush ke Bali karena ketidakberanian tokoh nomor satu AS itu menanggung resiko didemontrasi secara besar-besaran oleh kalangan Islam. “Tetapi salah satu alasan kenapa Bush mau ke Bali, dari pada ke Jakarta, dia tidak mau menghadapi demo-demo yang pasti agak besar kalau dia ke Jakarta, ” ujar Jefry. (ant/ap/rep/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kunjungan Bush Hanya Kampanye Kepentingan AS
Tulisan selanjutnya Sikap Berlebihan Kunjungan Bush

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?