Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mahasiswa Maluku Tuntut Kaburnya Empat Tahanan RMS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Mei 2004 07:53 7:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Mei 2004 07:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mahasiswa Maluku, (17/5) kemarin melakukan unjuk rasa menuntut sikap aparat kepolisian atas kaburnya empat anggota separatis Republik Maluku Selatan (RMS) dari tahanan Polda Maluku. Para mahasiswa yang menamakan diri Forum Aksi Mahasiswa Merah Putih (Famerpa) Maluku mengelar demo didepan Polres Pulau Ambon dan Kantor Walikota Ambon, mengecam kaburnya empat anggota separatis FKM/RMS dari Polda Maluku pada Minggu (09/05) lalu. Puluhan mahasiswa ini menuntut Kapolda Maluku bertanggungjawab. Para mahasiswa menuduh oknum aparat Polda Maluku sengaja meloloskan empat tahanan kasus makar tersebut, yakni Joni Litay, Joni Saiya, Polip Lauhari, dan Yakon Sinai. Mereka juga menuding 70 % anggota Polri di Mapolda Maluku terindikasi mendukung gerakan separatis FKM/RMS. Para aktifis mahasiswa ini juga meminta pertanggungjawaban walikota Ambon MC Papilaya atas pernyataannya bahwa ulang tahun RMS di Maluku merupakan pesta tahunan. Pernyataan ini menurut mahasiswa, memberikan peluang bagi gerakan separatis FKM/RMS untuk kembali melakukan aksi memprovokasi di Maluku. Puluhan mahasiswa Makassar yang menamakan dirinya Gerakan Nasional Anti Separatis RMS hari Senin kemarin juga mengelar aksi unjuk rasa menentang keberadaan RMS di Indoneisa. Peristiwa kerusuhan sejak 1999 silam menurut mahasiswa, bukanlan konflik SARA tetapi upaya sistematis Alex Manuputy selaku pimpinan gerakan separatis RMS untuk menciptakan kondisi rusuh. Konflik pada tanggal 25 April lalu yang berunjung jatuhnya korban jiwa menurut mahasiswa, akibat lemahnya penegakan hukum di Maluku. Kelemahan tersebut digunakan RMS untuk mengacaukan situasi. Karenanya mahasiswa meminta seluruh anggota RMS yang ditangkap diadili sesuai hukum dan perundang-undangan Sebelumnya, aparat juga sempat kecolongan dengan losonya gembong RMS, Alexander Manuputty dan Semi Waelaruny, ke Amerika Serikat meski kasus hukum mereka belum tuntas. Sebelum lari ke AS, Mahkamah Agung telah menolak upaya kasasi mereka. Sayangnya, belum sempat menyelesaikan kasus itu, mereka berud sudah kabur ke AS. Tak heran bila ada sebagaian anggapan bila pemerintah pusat berusaha membiarkan mereka pergi ke luar negeri. Seperti halnya, Ramos Horta, kini, Alexander Manuputty bisa leluasa menghirup udara segar dan bernyanyi di luar negeri. (is/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Upaya Merongrong Mushaf Ustmani (bagian 1)
Tulisan selanjutnya Sambil Bawa Anjing, Mereka juga Lempar Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?