Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KSAD: “Aktivitas Intelijen Asing di Indonesia Kian Mencemaskan”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 September 2004 09:10 9:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2004 09:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu, mengatakan, aktivitas intelijen asing di Indonesia sekarang ini sudah memasuki tahap yang kian mengkhawatirkan terutama dampaknya bagi keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. “Sudah terlalu banyak intelijen asing disini (Indonesia). Dengan alasan yang bermacam-macam, intelijen asing itu telah menciptakan kondisi yang tidak benar,” katanya, di Medan, Jumat. Ryacudu menyatakan hal itu di hadapan ratusan peserta Silaturrahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan Pelatihan Bela Negara Komando Brigade Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) yang digelar di Medan, 3-5 September 2004. Ryacudu juga mengatakan, para agen intel luar negeri itu telah menciptakan suatu keadaan yang tidak stabil dengan berbagai macam dalih. Menurut KSAD, para operatif intel asing telah menyumbangkan dana dalam jumlah besar kepada gerakan-gerakan pemberontak di berbagai bagian Nusantara untuk menciptakan konflik internal. Ryacudu menyatakan bahwa pemberontakan di Aceh dan Papua juga menunjukkan tanda-tanda campur tangan luar, seperti halnya juga dengan konflik antar golongan masyarakat di kabupaten Poso dan kepulauan Maluku. Sebelumnya, Mantan Direktur Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin), AC Manulang mengutip Kepala Staf TNI AD, Jenderal Ryamizard Ryacudu, mengatakan, CIA telah menyusupkan 60 ribu intelijennya di Indonesia sejak sebelum pemilu legislatif lalu. Mereka adalah warga Indonesia yang telah mendapatkan pendidikan intelijen di luar negeri. Karena itu, keberadaannya sulit dikenali. “Soal ini kan pernah diakui oleh KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu, bahwa ada sekitar 60 ribu intelijen asing di Indonesia,” ujarnya ketika itu. Antek-antek asing tersebut dikabarkan bekerja untuk mendukung salah satu calon presiden biar agar mudah dikendalikan untuk kepentingan asing. (abcn/ant/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Promosi Zina dan Kebebasan Berekspresi
Tulisan selanjutnya Amien Rais: ‘Arah Politik Indonesia ke depan Tetap Condong ke AS’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?