Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPR Tolak Permintaan BIN

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 November 2005 03:13
Bagikan
Bagikan

Jum’at, 25 November 2005

Hidayatullah.com— Badan Intelijen Nasional (BIN) meminta DPR mengakomodasi keinginan BIN untuk diberi kewenangan lebih dalam mengantisipasi aksi terorisme. Di antaranya, BIN punya hak menahan seseorang yang dicurigai terlibat terorisme selama 3 x 24 jam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Rencana hak istimewa BIN ini tanpa menunggu perintah pengadilan. Poin ini menjadi salah satu usul BIN agar dimasukkan dalam RUU intelijen yang saat ini digodok Komisi I DPR. "Ini masukan yang kami sampaikan kepada DPR," ujar Kepala BIN Syamsir Siregar usai mengikuti rapat tertutup dengan Komisi I DPR kemarin.

Namun Komisi I DPR menolak permintaan itu, kecuali diberikan pada agen intelijen khusus.

Kendati demikian, dalam prosedurnya tetap dibuka kemungkinan seorang petugas intelijen diberi kewenangan menangkap dan memeriksa tersangka yang diduga pelaku teroris dalam kurun waktu tertentu.

Petugas yang memiliki wewenang itu adalah aparat intelijen yang ditetapkan secara khusus. Dalam pertemuan tertutup itu, ikut dibahas masalah koordinasi badan intelijen dengan instansi pemerintah terkait.

Sebelumnya pihak BIN telah berkali-kali melakukan usaha istimewa berupa paying hokum yang bisa lebih leluasa menangkap atau mencurigai seseorang yang dianggap pelaku teror.

Sejauh ini berbagai pihak masih merasa khawatir. Sebab dalam banyak kasus, kejadian dilapangan, aparat keamanan sering melebihi tugas dalam menangkap orang yang dianggap pelaku teror.

Saat bom Bali I dan bom Bali II bukan hal baru aparat menangkap orang yang salah, meski kemudian namanya tak bisa dipulihkan karena sudah diliput media massa.

Sikap berlebihan dan salah sasaran ini kerap membuat orang-orang dan keluarga yang dituduh  menjadi ‘terluka’ selama waktu yang tak bisa diperhitungkan. (lp6c/jp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Stasiun TV Al-Jazeera Protes Bush
Tulisan selanjutnya Israel Gunakan Bom Cluster Melawan Pejuang Hizbullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?