Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Presiden SBY Menilai Kontrak Gas Papua Rugikan Negara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Agustus 2008 08:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden menyatakan hal ini ketika DPR mempersiapkan sidang hak angket atas sejumlah kebijakan energi, termasuk kenaikan harga BBM. Keputusan untuk merundingkan kembali harga jual gas sumur Tangguh, Papua, diumumkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat Kabinet Kamis sore.

Menurut Presiden, pemerintah memutuskan hal ini setelah mendapat laporan audit dari BPK, yang mengungkapkan potensi kerugian negara dalam kontrak penjualan ke China yang ditandatangani tahun 2002 itu.

“Sekali lagi untuk keadilan dan agar negara kita tidak dirugikan, menteri perkonomian akan menyusun tim negosiasi yang kuat, kordinasikan dengan menteri menteri tekhnis terkait dan Wapres akan memberikan supervisi atas , bikin sasaran harga yang realistik lakukan bench marking, berpedoman kontrak kontrak yang selama ini kita lakukan”

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, formula penentuan harga dalam kontrak penjualan gas Tangguh merupakan yang paling jelek dan terparah dalam sejarah perminyakan dunia. Wapres memperkirakan potensi kerugian negara akibat kontrak itu mencapai 75 triliun rupiah.

Menteri Koordinator Perekonomian, Sri Mulyani berjanji akan bergerak cepat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Targetnya, secepatnya begitu tim itu terbentuk nanti kita akan menyusun rencana kerja. Harga ideal? Pokoknya ancar-ancarnya sesuai apa yang disampaikan Presiden dan Wapres yaitu bench-mark nya kontrak-kontrak kita sendiri di dalam negeri, kontrak kontrak terbaik di dunia kita akan kumpulkan dan itu akan dijadikan referensi.”

Kontrak gas sumur Tangguh ditandatangani pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Perundingan penjualannya dipimpin oleh Taufik Kiemas, suami Megawati. Harga jualnya dipataok pada harga minyak tertinggi 38 dollar Amerika per barel. Jika harga miyak dunia melonjak di atas itu, harga penjualan gas Tangguh tetap. Padahal kenyataannya harga minyak melewati angka 150 dollar per barel.

Wapres Jusuf Kalla menambahkan, harga kontrak penjualan gas Tangguh juga lebih rendah dari harga kontrak gas Bontang dari Kalimantan Timur dan gas Arun Aceh.

Kasus ini memunculkan aspek politiknya juga. Bekas presiden Megawati Soekarnoputeri menganggap, SBY dan Yusuf Kalla menudingkan telunjuk kepadanya. Ia menolak disalahkan. Katanya, saat kontrak itu diteken, SBY dan Yusuf Kalla bagian dari pemerintahannya juga. Bahkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral saat itu dijabat Purmomo Yusgiantoro.

Gayung bersambut. Juru bicara kepresidenan, Andy Malarangeng menukas. Katanya SBY dan Yusuf Kalla saat itu tak terkait dengan kontrak gas Tangguh. SBY saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sementara Jusuf Kalla sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Sementara Purnomo Yusgiantoro yang menjabat sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral sejak zaman Megawati, lain lagi kilahnya.

“Pada waktu itu apa kita kebayang harga minyak diatas seratus dollar. Kita tanya analis, Tanya OPEC bilang rata rata sepuluh dua puluh dollar per barrel, jadi waktu itu tidak pernah terbayang. Saya mau tanya, harga minyak lima tahun lagi berapa? Contoh lain-nya, ini ada tanah, kalian waktu itu jual sepuluh perak karena tanah itu tidak laku, lalu kemudian tiba-tiba di sebelah tanah itu dibuat Disneyland, lantas apa yang menjual harus disalahkan, orang tidak pernah melihat pada waktu itu apa yang terjadi” . [dwwd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tripsin Babi Masih Digunakan dalam Pembuatan Vaksin
Tulisan selanjutnya Sekjen OKI: Israel Berusaha Lakukan “Yahudinisasi” Kota Suci Jerusalem

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?