Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masdar Menggugat Disebut Liberal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2009 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid Mas’udi menggugat tudingan ”liberal” yang sering dialamatkan kepada dirinya. Menurutnya, tudingan liberal adalah suatu kejahatan.

”Dalam hal apa liberalnya, buktinya apa? Jangan menebar hantu begitu. Ini kan jadinya seperti hantu, harus dipelihara. Menurut saya ini jahat karena membikin orang takut,” kata Masdar saat berbicara pada Diskusi Reboan di kantor redaksi harian Duta Masyarakat biro Jakarta, Rabu (26/8).

Mantan Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) yang pernah melontarkan gagasan kontroversial tentang kelonggaran waktu haji dan pajak sebagai zakat ini menyatakan, pihak-pihak tertentu sengaja mengaburkan istilah liberal ini.

”Setelah bilang liberal, ngga boleh ditanyakan lagi maksudnya. Karena kalau ditanya menjadi desakrasilasi, jadinya dibikin tidak jelas,” katanya.

Menurut Masdar, salah satu cikal bakal organisasi NU adalah kelompok diskusi Taswirul Afkar yang dipelopori oleh KH Abdul Wahab Chasbullah. Kelompok diskusi ini melampaui pemikiran ulama dan kalangan pesantren waktu itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

”Taswirul Afkar kan merumuskan pemikiran, apa lagi merumuskan kembali. Itu kan kalau dipikir-pikir meremehkan pemikiran ulama waktu itu. Sebenarnya rintisan Mbah Wahab kalau dipahami secara serius akan membikin orang tersinggung, tapi itu terjadi dan ini adalah agenda awal organisasi NU,” katanya

Menurut Masdar, NU adalah organisasi keagamaan yang memakai kata ”ulama” atau ilmu. Dan keilmuan adalah pemikiran. Tugas ulama adalah berfikir, bukan menghafal.

 “Kalau ada yang bilang, apa yang dikatakan Masdar itu tidak ada rujukannya. Ya, karena saya tidak menghafal, dan tidak ada yang melarang orang berfikir. Bahkan orang yang berfikir itu jika salah dapat pahala satu,” katanya.

Masdar menambahkan, para sesepuh NU yang tidak sependapat dengan gagasan anak-anak muda NU yang sedang gemar berfikir sebaiknya memanggil mereka dan melakukan klarifikasi.

”Kalau ada anak yang punya prilaku yang menyimpang itu mestinya dipanggil saja. Kalau memang salah ya katakan salah. Harus ada tabayun (klarifikasi). Karena ulama itu murobbi, atau pendidik, kalau terbukti salah ya ditahkim ’kamu salah’, kalau perlu dita’zir (dihukum). Jangan dihakimi in absentia, diomongkan waktu tidak ada orangnya,” kata Masdar.

Gagal

Sebagaimana diketahui, Masdar adalah salah satu pengurus PBNU yang ditengarai gagal masuk menjadi Ketua PBNU di Muktamar NU tahun 2004 akibat isu liberal di Muktamar.

Sejumlah kian NU asal Jawa Timur, diantaranya KH Mas Subadar ikut memotori kantong-kantong NU untuk menolak orang-orang aktivis  liberal di JIL yang masuk dalam kepengurusan NU di pusat maupun daerah.

“Muktamar sekarang ini yang paling penting dan mendesak segera diputuskan adalah membersihkan orang-orang JIL dari NU. Jangan ada orang JIL di NU,” ujar Kiai Subadar kala itu yang disampaikan saat menghadiri acara Halal Bi Halal dan Koordinasi PWNU dan Cabang NU se Jatim di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Selasa, 23 Nopember 2004. Hadir dalam acara itu antara lain Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi, KH Masduki Mahfud (Rois Syuriah PWNU Jatim).

Dalam kesempatan itu, Kiai Subadar juga menyinggung beberapa pikiran Masdar Farid Mas’udi, Khatib Syuriah PBNU kala itu tentang haji tidak harus pada bulan haji (Dzulhijjah) yang dinilai menyinggung para kiai NU. “Banyak pernyataannya yang menyinggung NU,” paparnya. [hid/nu/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasyim: Liberalisasi Pemikiran Juga Melanggar Khittah NU
Tulisan selanjutnya Perempuan Mapan Cenderung Banyak Minta Cerai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?