Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ja’far Umar Thalib Benarkan Dirinya Usul Pelarangan Buku Sayyid Qutb

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2009 16:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di saat banyak kaum Muslim dipersalahkan atas kasus terorisme, mantan Panglima Laskar Jihad Ja’far Umar Thalib justru mengusulkan pelarangan buku-buku Sayyid Quthb.

Sebelum ini, dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV swasta, Ja’far juga menyerukan agar dalam menangani kasus terorisme, pemerintah tidak saja mulai memberangus paham-paham radikal dan terorisme dengan cara represif, tapi juga pemerintah didesak untuk mengawasi, bahkan melarang peredaran buku-buku berideologi radikal, serta pengawasan terhadap halaqoh (pengajian kelompok kecil).

Menurut Djafar, merebaknya aksi teror ini disebabkan karena adanya pemahaman yang salah. Buku-buku yang dia maksud banyak melahirkan kesesatan.

Saat ditanya, apakah semua pembaca dan pemilik buku Das Capital dan Marxisme mesti menjadi komunis atau PKI dan buku-bukunya harus dilarang? Ia hanya menjawab, “Ya, tetapi banyak orang yang sudah teracuni dengan buku-buku Sayyid Quthb,“ ujarnya pada hidayatullah.com.

Sayyid Quthb merupakan pemikir gerakan al-Ikhwan al-Muslimin di Mesir. Banyak bukunya menjadi inspirasi dakwah kaum Muslim di seluruh dunia. Di antaranya adalah buku, Fi Zhilal al-Qur’an yang telah diterbitkan berbagai penerbit di Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Usulan pelarangan terhadap buku Sayyid Quthb ini memang bukan hal baru. Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dalam wawancara dengan sebuah majalah berita mingguan meminta aparat intelijen meneliti buku-buku karya cendekiawan Muslim  Sayyid Quthb dan Hasan Al-Banna. Hal itu pula yang diusulkan oleh mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono. Sementara Departemen Agama membentuk Tim Penanggulangan Terorisme (TPT) untuk mengkaji makna “jihad”.  

Namun salah satu tokoh pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abu Ridho, Lc mengaku heran. “Buku-buku Sayyid Quthb sudah beredar sejak tahun 80-an. Namun sampai hari ini, tak ada ulama dunia mana pun keberatan, apalagi menganjurkan pelarangan. Apalagi mencaci-maki. Jika ada yang salah, pasti sejak dahulu ulama sudah melarangnya,” katanya.

Bahkan, menurutnya, sejak tahun 80-an buku-buku Sayyid Quthb bisa diperoleh secara bebas di Saudi Arabiyah. “Saat masih mahasiswa, saya bahkan mendapat hadiah buku-buku Sayyid Quthb dari lembaga resmi pemerintahan Saudi,” ujarnya. “Apakah saat itu, banyak ulama besar kita yang tak mengerti bahasa Arab?” tambahnya. [ain/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Angka Kriminalitas Israel Meningkat
Tulisan selanjutnya Direktur Unesco: “Saya Anti-Burka”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?