Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Direktur Unesco: “Saya Anti-Burka”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2009 16:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dengan pengangkatan Irina Bokova, maka Organisasi PBB urusan Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya, untuk pertama kalinya dipimpin oleh seorang perempuan yang berasal dari Eropa Timur.

Dalam pernyataan setelah terpilih, Bokova mengaku ingin meningkatkan dialog antara kaum Muslim, Yahudi, dan Kristen di dunia. Dia ingin meningkatkan rasa saling menghormati dan mendukung toleransi.

Tetapi dalam sebuah wawancara dengan Radio Nederland Wereldomroep, Bokova menunjukkan sikap yang melawan burka –busana wanita tradisional yang menutupi hampir seluruh tubuh dan dipakai antara lain di Afghanistan.

“Saya anti burka,” kata Irina Bokova. “Beberapa perempuan yang mengenakan burka kesulitan melihat cahaya. Burka membuat perempuan merasa minder, menyebabkan masalah, dan membuat mereka merasa tidak setara dengan kaum laki-laki.”

Direktur baru Unesco ini tampak keras. Baginya burka sangat negatif.  Apalagi setelah busana yang menutupi hampir seluruh tubuh wanita itu disinyalir semakin banyak dipakai di kota-kota Eropa Barat. Menurut Bokova, perempuan yang mengenakan burka harus dibuat lebih percaya diri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ucapan Direktur Unesco ini sangat mencolok karena selama ini Unesco selalu mendukung rasa saling mengerti dan toleransi. Tapi Bokova menilai kehadiran burka, terutama di Eropa Barat, sebagai benturan budaya. Dan itu harus dipecahkan, yang menurutnya, dengan cara melarang burka.

Irina Bokova mengalahkan Farouk Hosni dalam persaingan meraih kursi Direktur Unesco. Sejak lama Hosni dianggap favorit menjadi Direktur Unesco, tetapi akhirnya batal, kemungkinan karena ucapan-ucapan yang antisemit dan kontroversial.

Komunis

Bokova, 57 tahun, menjadi utusan Bulgaria di Unesco sejak 2005. Ia dibesarkan di kalangan elite Bulgaria yang represif dan komunis. Ayahnya bekas Pemred harian negara. Irina mengenyam pendidikan di Moskow, lalu bekerja sebagai diplomat atas nama rezim komunis.

Kini, selaku Direktur Unesco, ia harus membela kebebasan berbicara dan kebebasan pers. Itu sangat bisa, katanya. Dulu dia memang merupakan bagian dari rezim yang menindas, tapi 20 tahun terakhir dia menunjukkan sifat seorang demokrat.

“Saya menjauhkan diri dari rezim itu 20 tahun terakhir, setelah jatuhnya tembok Berlin. Saya terjun  ke dunia politik dan mendukung masuknya Bulgaria ke NATO dan Uni Eropa. Saya banyak melobi untuk itu,” ujar  Bokova. [rnwl/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ja’far Umar Thalib Benarkan Dirinya Usul Pelarangan Buku Sayyid Qutb
Tulisan selanjutnya Swedia Cemas, Penderita Penyakit Kelamin Melonjak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara
Berita

Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Berita
8 Juni 2026 10:25
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?