Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pendidikan di Indonesia Masih Menimbulkan Keresahan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Mei 2010 19:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam beberapa tahun terakhir pendidikan di negeri ini sering menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Selain itu secara prinsip perangkat penilaian dan penentuan kelulusan (Ujian Nasional) masih dinilai banyak pihak sebagai kebijakan yang keliru dan merugikan para pelajar dan masyarakat secara umum.

Sepanjang sejarah baru dalam era reformasi ini saja, siswa atau siswi yang tidak lulus ujian nekad bunuh diri. Ironisnya mereka yang lulus pun tidak mengekspresikan kelulusannya itu dengan cara-cara yang wajar sebagai seorang pelajar. Kondisi ini tentu bukan problem sederhana. Sebaliknya sangat serius dan berdampak jangka panjang terhadap kualitas generasi muda bangsa.

“Kekacauan yang ditimbulkan dalam dunia pendidikan saat ini disebabkan oleh kerancuan ilmu. Ilmu yang rancu akan menimbulkan kekacauan pada masyarakat,” terang Adian Husaini dalam kajian bulanan INSISTS di Ponpes Husnayain Jakarta, Minggu (9/5).

Menurutnya, pendidikan seharusnya melahirkan manusia-manusia yang beradab. Bukan manusia yang materialis, apalagi inferior dalam menghadapi tantangan zaman yang mengalami lost of adab (hilangnya
adab).

“Pendidikan itu mestinya melahirkan generasi yang beradab. Sebab adab itu prinsip hidup. Secara hukum juga mestinya pendidikan kita ini melahirkan generasi yang beradab. Coba lihat sila kedua Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab. Kalau sekarang murid-muridnya banyak yang tidak beradab, jelas pendidikannya perlu dievaluasi dan disempurnakan,” terangnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Adab, menurut Adian, bukan seperti anggapan kebanyakan orang saat ini yang hanya sebatas pada masalah budi pekerti dan sopan-santun.

“Adab itu bukan sopan-santun. Adab itu kemampuan seorang muslim untuk mengenal dan mengakui sesuatu sesuai dengan harkat dan martabatnya. Jadi jika ada orang tahu saja bahwa ada Tuhan dan dia tidak mengakuinya sebagai Tuhan, jelas manusia itu adalah manusia tidak beradab. Contohnya sederhana, Iblis itu tidak beradab, Yahudi juga demikian, dan kaum musyrikin pun sama,” tegasnya.

Dalam kajian yang bertajuk “Meluruskan Tujuan dan Praktik Pendidikan”, Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia ini menegaskan bahwa seharusnya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan negeri ini dengan lebih baik, khususnya jika dibandingkan dengan masa penjajahan dulu.

“Kalau dibandingkan masa penjajahan, pendidikan sekarang jauh lebih buruk. Ketika M. Natsir sekolah di AMS dulu misalkan, sekarang setingkat SMA, syarat siswa untuk lulus setidaknya telah tuntas
membaca 20 buku sastra. Sekarang tidak sama sekali. Justru pemerintah lebih konsen pada soal daripada kebutuhan dasar dan problem utama pendidikan kita sekarang,” jelasnya.

Oleh karena itu pendidikan kita mestinya melahirkan manusia-manusia beradab, bukan manusia terpelajar tapi biadab.

“Pemerintah mestinya melakukan pembenahan, khususnya terkait dengan tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan yang benar itu adalah melahirkan manusia-manusia beradab. Bukan manusia pintar tapi biadab (tidak beradab). Imam Syafi’I saja pernah mengatakan bahwa beliau mengejar-ngejar adab,  seperti seorang ibu yang mencari-cari anak satu-satunya yang hilang. Jadi jelas adab lebih utama daripada sekedar pintar,” katanya. [imam/hidayatullah.com]

Ilustrasi:http://www.rripontianak.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meneliti Pemikiran Liberal untuk Mengetahui Kesesatannya
Tulisan selanjutnya Karzai Kunjungi Obama, Sebelum AS Serang Kandahar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?