Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas HAM: Tembak Langsung Rendahkan Martabat Manusia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Mei 2010 10:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Anggota Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM ), Dr. Saharuddin Daming, mengkritik keras kebijakan dan prosedur Polri dalam proses penanganan para tersangka teroris dengan cara ditembak mati.

Daming menilai, tembak mati langsung kepada tersangka teroris yang diburu adalah pelanggaran HAM berat. Sebab dengan begitu, Polri dengan secara sepihak telah melakukan justifikasi serta eksekusi sendiri kepada orang yang belum dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

“Ini adalah extra-judicial killing atau pembunuhan yang melanggar hukum. Padahal, para tersangka teroris hanya bisa dinyatakan bersalah oleh pengadilan,” kata Saharuddin Daming, dalam perbincangan dengan hidayatullah.com, Jumat (21/05).

Adapun dalih Polri melakukan penembakan kepada tersangka teroris karena tersangka melakukan perlawanan, dibantah keras oleh Daming.

Dikatakan Daming, hal tersebut hanyalah dalih sepihak dari pihak Polri semata. Dalih itu hanya sebagai upaya menunjukkan bahwa Polri ingin membangun kesan serius menangani kasus terorisme.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Prosedur penanganan tersangka teroris dengan penembakan langsung itu, kata Daming, sangat jelas melanggar Undang Undang Pasal 104 N0.39 tentang Hak Asasi Manusia, serta melanggar UU No.8 Tahun 1981 Tentang KUHAP, yang mengatur prinsip azas praduga tak bersalah.

“Dengan begitu, Polri sebagai penegak hukum justru merendahkan martabat manusia. Saya menduga, Polri melalui Densus kini sedang berusaha memusnahkan salah satu kelompok agama. Ini genosida,” terang pria yang juga duduk sebagai Komisioner Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM ini.

Daming pun tak yakin dan meragukan keterangan Polri bahwa kelompok teroris di Indonesia saat ini sedang mengincar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Keterangan Polri itu, nilai Daming, hanyalah merupakan alibi yang sengaja dibangun untuk mendapatkan dukungan dan fasilitas negara yang lebih banyak lagi. Sebab, kata dia, jika itu sudah masuk ranah kepentingan dan keamanan Kepala Negara, maka jelas pemerintah dan negara pun akan mendukung.

“Sayangnya, SBY sangat percaya,” tutur Daming.

Padahal logikanya, menurut  Daming,  yang seharusnya menjadi target bukan SBY, tapi adalah Polri yang selama ini memang sangat demonstratif melakukan serangkaian penembakan kepada tersangka teroris. “Tapi kenapa dialihkan ke SBY,” katanya.

Agar tidak terjadi kontra kepentingan di tubuh Polri, Daming mengusulkan agar Badan Reserse dan Kriminal Polri dipisahkan dan dibuat sebagai lembaga sendiri.

“Bisa nanti dinamakan Komisi Investigasi Negara, seperti FBI di Amerika. Agar bisa independen, dan tidak digunakan untuk kepentingan penguasa,” ujar Daming memungkasi. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:komnas Hammatiold migratepolisiteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya lmuwan AS Temukan Sel Hidup Sintetis Pertama
Tulisan selanjutnya Direktur Intelijen Nasional AS Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?