Hidayatullah.com–Menteri Kesehatan RI Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH,Dr.PH, menjenguk Surya Fachrizal, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pada Senin malam (21/6), pukul 18.30 WIB. Surya merupakan seorang wartawan Hidayatullah Media dan salah satu relawan Indonesia yang ditembak tentara Israel saat insiden di kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara milik Turki,(31/5).
Kedatangan Menkes menjenguk Surya membawa beberapa tujuan, diantaranya Menkes ingin menyampaikan salam dan ungkapan Presiden RI Susilo Yudhoyono besera Ibu Negara Ibu Ani Yudhoyono.
“Tujuan kedatangan saya yang pertama adalah untuk menyampaikan salam dan ungkapan syukur dari Bapak Presiden dan Ibu Negara atas keselamatan Surya sehingga dapat berkumpul kembali dengan keluarga,” kata Menkes Rahayu.
Tujuannya yang kedua, menurut Menkes, adalah untuk melihat langsung kondisi Surya, karena Surya adalah relawan yang mengalami luka tembak paling parah di dadanya.
“Kedatangan saya ingin menjenguk dan melihat langsung kondisi Surya, dan sejauh ini kondisinya lumayan stabil” ungkap Menkes Rahayu dalam konferensi persnya di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Selain itu, Menkes juga hendak berdiskusi dengan para dokter untuk mengetahui kegiatan medis yang selanjutnya akan dilakukan terhadap Surya.
“Saya ingin berdiskusi dengan para dokter untuk mengetahui tindakan-tindakan apa yang selanjutnya akan dilakukan terhadap Surya.” Papar Menkes Rahayu.
Menkes juga menjelaskan bahwa biaya perawatan Surya akan ditanggung Pemerintah Indonesia, mengikuti pasien relawan sebelumnya.
“Seperti pasien sebelumnya Okvianto, biaya perawatan Surya akan ditanggung Indonesia melalui Kementerian Kesehatan,” ujar Menkes Rahayu.
Surya Fachrizal dan rombongan bertolak dari Amman, Yordania, menggunakan pesawat komersial Emirattes dengan nomor penerbangan EK 356. Saat tiba di bandara soekarno-Hatta, Surya berpisah dengan rombongan karena langsung ke kantor kementerian Luar Negeri dan segera dibawa ke RSPAD untuk melakukan pemeriksan kesehatan, karena kondisi Surya belum sepenuhnya pulih dan masih terdapat peluru yang bersarang dipingulnya.[bil/hidayatullah.com]