Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din Syamsuddin Mungkin Akan Dipilih Secara Aklamasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juli 2010 10:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepastian siapa yang akan memimpin PP Muhamamdiyah untuk periode 2010-2015 baru ditentukan setelah dilakukan sidang pleno Muktamar Muhammadiyah, Rabu 7 Juli. Namun pasca terpilihnya 13 anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah, merebak isu akan dilakukannya voting untuk memilih Ketua Umum PP. Muhammadiyah periode 2010-2015. Hal tersebut dibantah keras oleh Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik, Prof. Dr. Bachtiar Effendy

Menurutnya sebagaimana dituturkan kepada Hidayatullah.com, Muhammadiyah tidak memiliki tradisi voting sejak 10 tahun terakhir. Yang ada adalah musyawarah mufakat untuk menentukan satu di antara ke-13 orang tersebut sebagai Ketua Umum.

“Saya kira ke-13 orang ini akan secara arif memutuskan Ketua Umum PP. Muhammadiyah. Apalagi perbedaan suara yang dimiliki oleh Din Syamsuddin sebagai urutan pertama cukup jauh dari urutan kedua dan ketiga, yang mencapai 400-an suara,” ungkap Bachtiar.

Hal itu menurut Bahtiar menunjukkan dukungan signifikan dari muktamirin untuk dipimpin kembali oleh Din Syamsuddin. Ditambah lagi nomor urut dua dan ketiga sudah menyatakan tidak berminat menjadi Ketua Umum.

Pria yang masuk nominasi 39 orang calon anggota PP. Muhammadiyah ini menilai tidak mungkin bila Haedar Nashir yang berada di urutan 4 maju sebagai Ketua Umum. Pasalnya, jarak suara yang dimiliki dengan Din terpaut jauh. “Jadi saya kira Din tetap terpilih secara musyawarah oleh tim formatur 13 tersebut, dan tidak ada voting.” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Bahkan kalaupun harus voting, menurut Bahtiar, Din setidaknya telah mengantongi 7 suara dari 13 anggota tetap PP. Muhammadiyah tersebut.

Merebaknya isu voting untuk memudahkan Muhammadiyah diintervensi oleh pihak-pihak tertentu juga dibantah oleh Bahtiar. Menurutnya, akan sangat capek pihak yang mau mengintervensi tersebut, karena proses pemilihan Ketua Umum di Muhammadiyah sifatnya berjenjang.  “Hingga terpilih ke-13 orang ini saja membutuhkan proses yang panjang, sehingga tidak mungkin intervensi itu terjadi,” tegasnya. [jid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Umumkan Daftar Barang yang Dilarang Masuk ke Gaza
Tulisan selanjutnya Pengamat Asing Pertanyakan Sikap Muhammadiyah atas UU Penodaan Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?