Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

CIR Desak Polri Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Intel Kasus ABB

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2010 14:20
Bagikan
Bagikan

  Hidayatullah.com–Center for Indonesian Reform (CIR) mendesak Kapolri untuk klarifikasi pernyataan pengamat Mardigu Wowiek P. yang menyebut Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) disusupi agen intelijen, sebagaimana diberitakan di detikNews.
 “Apa benar Polri menugaskan agen intelijen untuk menetralisasi kelompok yang dicap radikal seperti JAT? Sejauhmana peran agen itu, apa malah bukan melakukn provokasi? Bagaimana pertanggungjawaban intel dalam konteks pemberantasan terorisme?” tanya Sapto Waluyo, Direktur Eksekutif CIR.
 Sebelum ini, CIR juga telah mengusulkan pembentukan Pansus DPR untuk memeriksa kinerja Densus 88 yang sepanjang tahun 2003-2009 telah menangkap 500-an tersangka “teroris”, 40 di antaranya tertembak mati.
 Menurut CIR, selama Januari-Mei 2010 saja sudah ditangkap 58 tersangka “teroris” dan 13 diantaranya tewas. Dalam kasus kelompok Aceh sudah 102 ditangkap tanpa peran atau kesalahan yang jelas.
 “Peran intel telah mendistorsi penegakan hukum, karena dulu Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) juga  disusupi agen Abdul Haris yang sekarang buron, untuk membentuk JI dan melakukan pemboman, padahal Abubakar Ba’asyir (ABB) waktu itu menolak JI.
 “Apa radikalisasi JAT yang berlatih militer di Aceh merupakan pola serupa? Siapa mesti bertanggungjawaban atas kerja intelijen? DPR harus segera memanggil Kapolri dan Kepala Densus 88,” desak Sapto, sambil menegaskan perlunya pembahasan RUU Keamanan Nasional yang menempatkan Polri di bawah Mendagri sebagaimana TNI di bawah Menteri Pertahanan.
 Menurut Sapto, di masa reformasi tampaknya hanya Polri yang belum mereformasi diri, sehingga Densus 88 justru bertindak bak “superbody”.  Sebelumnya, pengamat Mardigu Wowiek Prasetyo mengatakan, Anshorut Tauhid (JAT) yang saat ini sedang menjadi sorotan media akibat dugaan terlibat aksi “teroris” di Aceh diduga sudah lama di susupi intel.
 “JAT itu sudah lama disusupi intel, dan sampai sekarang hal itu masih dilakukan oleh kepolisian,” ujarnya kepada detik, Jumat (13/8).
 Menurut Mardigu, intel memiliki dua cara kerja, yakni mengawasi dari dalam dan masuk ke jaringan, atau hanya mengawasi dari luar tanpa harus masuk kedalam jaringan yang sedang diawasinya.
 “Kalau JAT itu diawasi dari luar, sekarang sudah jarang intel yang menyusup sampai ke dalam jaringan teroris, saya juga tidak tahu kenapa?,” terangnya.  [hcir/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Dukung Wanita Jadi Kepala Daerah
Tulisan selanjutnya 75 Persen Kanker Kepala Akibat Merokok dan Alkohol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?