Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Munarman: Jargon Kebebasan Beragama Kaum Pluralis Hanya Bualan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2010 13:36
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com — Praktisi Hukum dan Advokat Forum Ummat Islam (FUI) Munarman, menegaskan bahwa toleransi dan kebebasan beragama yang selama ini kerap digembar-gemborkan kalangan yang mengaku peduli pluralisme, menyerukan kebebasan beragama, hanyalah omong kosong dan bualan semata.

Selain itu, jualan media arus utama yang sering menyerukan kebebasan dan keberimbangan pers, sama sekali tidak menunjukkan idealismenya.

“Ini menunjukkan bahwa sebetulnya kebebasan yang dimaksud mereka ini adalah kebebasan untuk mengacak-acak dan menyerang Islam,” kata Munarman dalam perbincangan dengan Hidayatullah.com, Jum’at (20/8).

Munarman mencontohkan, ketika terjadi pembakaran Masjid Fiisabilillah di Desa Lumban Huluan Lobu, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara, yang sudah dibakar tiga kali, tokoh liberal dan kalangan yang menyebut diri sebagai pengawal pluralisme, sama sekali tidak ada yang angkat bicara.

Dalam pada itu, papar Munarman, media arus utama pun yang kerap mengedepankan kebebasan dan independensi pers, bertingkah polah sama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tidak ada yang mengangkat berita itu. Media media arus utama diam. Tapi ketika yang terjadi sebaliknya, Islam pun diserang habis-habisan,” tutur Munarman, menyayangkan.

Dikatakan Munarman, media nasional arus utama seringkali beralasan bahwa tidak dimuatnya pemberitaan tentang diskriminasi yang menimpa umat Islam karena tidak ada akses informasi.

“Saya sudah SMS semua media media nasional, TV, tentang peristiwa ini. Tapi semua diam.”

Sebagaimana diberitakan media setempat, Masjid Fiisabilillah di Desa Lumban Huluan Lobu, Kecamatan Porsea, Kabupaten  Toba Samosir (Tobasa), Pada Jum’at 27 Juli 2010 sekitar pukul 05.00 WIB dibakar orang tak dikenal (OTK).

Masjid yang terletak di kawasan mayoritas Nasrani ini merupakan salah satu masjid tertua di Kecamatan Porsea yang diperkirakan sudah  berusia ratusan tahun. Saat ini kondisi bangunan masjid tinggal puing-puing dan hanya  sebagian kecil bagian dinding yang terbuat dari papan masih  tersisa.

Dari kondisi lapangan menunjukkan, kasus kebakaran pada masjid di Porsea itu  cenderung  karena disengaja dan direncanakan. Namun tak ada kelompok yang mengaku penganut pluralisme membela. Kasus ini berbeda jika ada gereja dirusak.

“Orang yang katanya peduli pluralisme dan kebebasan beragama tidak ada yang teriak-teriak,” ujar Munarman. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abergil, Perempuan Yahudi Maniak
Tulisan selanjutnya 7.000 Tentara Bayaran Gantikan Posisi Tentara AS di Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?