Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dewan Da’wah dan Hidayatullah Kecam Festival Gay

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 September 2010 12:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) mengecam keras Festival Film Homo dan Lesbian di Indonesia yang diklaim sebagai festival terbesar di Asia. Homo dan lesbian bukan budaya Indonesia sebagai negara timur yang sangat menjunjung nilai kesusilaan dan religius.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Syuhada Bahri.

Dijelaskannya, perilaku liwath (homo dan lesbi) dalam pandangan agama merupakan penyimpangan, sedangkan setiap penyimpangan agama adalah kemunkaran. Maka jika sudah begitu,  yang terkena azab bukan saja yang melakukan, tapi juga orang di sekitarnya.

Hal itu diungkapkan Syuhada dengan mengutip ayat dalam al-Qur’an Surah al-Isra’ (17) ayat 57, yang berisi pesan akan dahsyatnya dampak penyimpangan-penyimpangan manusia dari ketentuan Allah.

Disebutkna dalam surah dalam al-Qur’an terebut, “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh)”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Syuhada mewanti-wanti, kampanye homoseksual dan lesbian oleh Q! Film Festival tidak saja semakin membuat bangsa kacau balau, tapi juga akan memunculkan konflik horizontal yang parah.

“Yang pasti kita sangat-sangat menolak. Lagi pula ini sudah diprotes oleh Menteri Budaya dan Pariwisata,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik menyarankan agar penyelenggara Q! Film Festival untuk mengirimkan terlebih dahulu film-film yang berisi tentang gay dan lesbi ke Lembaga Sensor Film (LSF).

Wacik juga dapat memahami penolakan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) yang telah mendesak penyelenggara festival film untuk menghentikan gelarannya di Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis.

“Festival itu pasti ada aturannya. Harusnya pelaksananya mengirimkan dahulu film-filmnya ke LSF. Nah apa yang terjadi (dari penolakan dari FPI) ini kan akibat dari itu,” kata Wacik usai acara peresmian Festival Film Indonesia di Jakarta,  Selasa (28/9) malam.

Wacik mencontohkan bagaimana film Balibo juga harus terlebih dahulu melewati proses sensor di LSF. Film yang mengungkapkan insiden penembakan wartawan Australia oleh pihak yang diduga tentara Indonesia itu sempat dijadwalkan menjadi salah satu film yang hadir di Jakarta International Film Festival (Jiffest) pada tahun lalu.

Terkait dengan pemutaran film-film gay di Q! Film Festival itu, Wacik mengaku masih belum mendapat laporan lengkap.

“Tapi kalau memang demikian harusnya masuk sensor dahulu dan penyelenggara festivalnya harus juga meminta izin dahulu,” ujarnya.

Sementara menurut Syuhada, kalaupun film-film itu lolos, maka penyelenggara sensor film harus dipertanyakan kenapa film yang mengkampanyekan homo dan lesbian tersebut bisa lolos.

“Kerbau jantan sesamanya saja tidak begitu, ini manusia. Apa kita mau kena azab semua,” demikian Syuhada.

Segera Bertobat

Sementara itu, dalam siaran persnya hari Rabu (29/9) DPP Hidayatullah menyampaikan kekecewaan Festival Film Homo dan Lesbi bisa diselesanggarakan di Jakarta.

”Sungguh sangat menjijikkan.  Kaum homoseksual, tanpa kita sadari, kian berani unjuk gigi di negeri yang mayoritas Muslim ini,” ujar Kepala Biro Humas DPP Hidayatullah, Mahladi .

Terkait hal ini, organisasi massa Islam ini  menyampaikan tiga sikap. Pertama, mengajak kaum homo dan lesbi segera bertobat sebelum azab Allah Subhanahu wa Ta’ala turun kepada mereka. Kedua,   mengutuk segala kegiatan yang mensosialisasikan kaum homo¬seksual ini. Ketiga, meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk tidak memberi izin kepada semua pihak yang akan menyelenggarakan acara yang bertujuan mensosialisasikan kaum homoseksual. Keempat,  mengajak seluruh organisasi massa Islam di Indonesia, partai-partai Islam, serta masyarakat Muslim untuk bersama-sama memberantas mewabahnya penyakit homoseksual ini. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adzan dengan Pengeras Suara Menuai Kontroversi Baru di Mesir
Tulisan selanjutnya Negara-negara Islam Minta Barat Tangani Islamofobia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?