Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

TPM Sukses Dorong Dewan HAM-PBB Keluarkan Resolusi Tentang Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Oktober 2010 13:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Upaya Tim Pengacara Muslim (TPM) untuk memperkarakan kasus penyerangan Israel terhadap relawan Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Freedom Flotilla mulai menunjukan hasil nyata.

Hal ini dibeberkan oleh Ketua Dewan Pembina TPM, Mahendradatta pada konferensi pers yang digelar TPM di kantornya Selasa siang (5/10) Jl. Fatmawati Raya No.22, Cipete Jakarta Selatan.

“Awalnya banyak yang mencibir usaha yang dilakukan TPM. Tapi kami tak surut langkah. Kami ingin mengejar Israel sampai kemana pun,” kata Mahendradatta kepada para wartawan.

Menurut Mahendradatta, Indonesia memang tak memiliki legal standing atau kedudukan hukum untuk melaporkan kejahatan HAM yang dilakukan oleh negara lain. Alasannya, Indonesia sampai saat ini belum meratifikasi Statuta Roma yang menjadi dasar pembentukan ICC (International Criminal Court).

 “Namun, kami melihat ada celah hukum yang bisa kami manfaatkan,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mahendradatta mengatakan Pasal 15 Statuta Roma sangat memungkinkan lembaga non-pemerintah seperti TPM memberikan informasi kepada jaksa penuntut mengenai tindak pidana di bawah yurisdiksi Mahkamah.

Lewat jalur ini, penyidikan yang dilakukan oleh penuntut disebut motu proprio (atas inisiatif sendiri). “Kami berharap kasus ini segera dilakukan penyidikan,” ujarnya.

Kesuksesan pertama, kata Mahendradatta, diraih TPM saat laporan pengaduannya diterima oleh Amnesty International melalui Kantor Perwakilan Eropa di Brussel, Belgia pada Senin, 20 September lalu. Laporan TPM tersebut dijadikan salah satu referensi oleh Amnesty International untuk menekan Israel agar bertanggungjawab dalam penyerangan akhir Mei silam.

Selang satu pekan, Mahendradatta dan Adnan Wirawana yang mewakili TPM turut serta dalam persidangan membahas kasus Freedom Flotilla. Persidangan berlangsung di Markas Dewan HAM PBB Jenewa, Swiss.

Memberikan Bukti

Dalam persidangan yang berlangsung selama tiga hari itu, TPM berhasil memberikan warna. Kepada Shanti Dairiam, salah seorang pimpinan sidang yang ditemuinya TPM memberikan temuan-temuan mengenail adanya jenis peluru yang sempat bersarang pada Surya Fachrizal. Selain itu memberikan bukti laboratorium yang mengindikasikan kandungan racun arsenik dalam tubuh relawan Indonesia.

Dengan bukti-bukti tambahan tersebut, walaupun mendapat bantahan keras dari Israel dan Amerika Serikat, tapi hasil temuan Tim Pencari Fakta (TPF) PBB diterima oleh sebagian besar peserta dari berbagai negara. Akhirnya pada Kamis, 30 September 2010, Dewan HAM PBB mengeluarkan resolusi yang menyatakan Israel telah melanggar HAM secara serius dan berencana.

”Hanya Israel dan AS yang menolak temuan TPF. Beberapa negara juga abstain, seperti negara Uni Eropa, Jepang, dan negara-negara Korea. Tapi itu lebih baik,” ujar Mahendradatta.

Langkah kuasa hukum para korban penyerangan tentara Israel tak berhenti sampai di sini saja. Dengan berbekal salah satu resolusi Dewan HAM yang menyatakan Israel wajib memberikan ganti rugi uang kepada para korban atau keluarga korban, para kuasa hukum korban akan menggunakan jalur gugatan perdata.

TPM melihat ada indikasi pemerintah Israel akan mengabaikan kewajiban ini. Karenanya, kata Mahendradatta, para pengacara korban dari 42 negara akan menggugat pemerintah Israel di negaranya sendiri.

 “Kami akan bertemu dan menyusun gugatan itu di Doha, Qatar, akhir Oktober,” demikian Mahendradatta.

Diterimanya laporan dan temuan-temuan yang disodorkan TPM memberikan bukti bahwa Indonesia masih dikenal dan dihargai dunia internasional.

Penyerangan tentara Israel terhadap para relawan kemanusiaan yang tergabung dalam misi Freedom Flotila di kapal Mavi Marmara terjadi di perairan internasional pada tanggal 31 Mei 2010. Sembilan Orang tewas serta melukai puluhan orang, termasuk Surya Fachrizal dari Indonesia. [syaf/bil/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Anggota Dewan “Tutupi” Kekayaannya
Tulisan selanjutnya Amar Makruf Nahi Mungkar Vs Kebebasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?