Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat: Hakikat Politik Saat Ini Sudah Bergeser

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Islam, politik, dan kepemimpinan adalah senyawa yang tak terpisahkan. Dari sisi makna bahasa, tidak ada satu pun makna siyasah (politik) yang tercela. Semuanya bermuara pada makna mulia; yaitu mengatur, memimpin, memerintah, dan mendidik.

Dalam konteks siyasah syar’iyah, upaya  mengatur, memimpin, memerintah, dan mendidik adalah di bawah kendali syariah.

Menurut pengamat politk Islam Farid Nu’man Hasan, pada dasarnya politik adalah warisan kenabian. Makna politik secara istilah sebagaimana disebutkan Imam Abul Wafa Ibnu ‘Aqil, adalah aktivitas yang sejatinya memang melahirkan maslahat bagi manusia dan menjauhkannya dari kerusakan (Al fasad), walaupun belum diatur oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan wahyu Allah pun belum membicarakannya di zamannya.  

“Demikianlah hakikat As Siyasah Asy Syar’iyyah yang dipaparkan oleh para ulama kredibel berdasarkan pemahamannya terhadap kesucian syariat Islam” kata Farid Nu’man saat menjadi pembicara di acara Seminar Indonesia Madani di Auditorium FE Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (02/11).

Penulis buku “Seuntai Bunga Rampai Politik Islam” ini menjelaskan, politik pada dasarnya adalah mulia, penuh keadilan, memiliki maslahat, mengurangi mafsadat, jauh dari kekotoran intrik, atau menghalalkan segala cara. Dengan kata lain, politik merupakan salah satu bentuk amal saleh bagi manusia, baik laki-laki atau perempuan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Namun. kata Farid, penyikapan dan penilaian manusia terhadap politik hari ini telah berubah seiring perubahan realita politik itu sendiri, setelah diracuni oleh pemikiran Nicolo Machiaveli, yakni tubarrirul wasilah (menghalalkan segala cara).

“Politik hari ini telah jauh dari dasar-dasar syariat, dan telah berkiblat kepada politik kezaliman yang dikembangkan oleh para tiran,” tukasnya.

Politik hari ini, telah mengalami penyempitan medan amalnya, yakni seputar pada kepemimpinan, kekuasaan, pemerintahan, kebijakan negara, dan perundang-undangan. Menurutnya, inilah gambaran politik yang langsung ada di kepala masyarakat saat ini, baik kaum terpelajar atau orang awam.

Farid menjelaskan, bicara politik tidak akan jauh dari itu semua. Hal itu benar jika dikatakan sebagai bagian dari politik saja. Sebab As Siyasah Syar’iyyah yang di dalamnya terdapat keadilan Allah dan Rasul-Nya, tidak mungkin hanya dirasakan dan berada di ruang lingkup yang terbatas dan dilakoni oleh segelintir manusia. Tentu, hal itu jauh dari ruh ajaran Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin.

Islam, politik, dan kepemimpinan, kata Farid, adalah senyawa yang tak terpisahkan. Politik menurut Islam sendiri adalah memimpin, memerintah, mengatur dan melatih sebuah kaum. Diambil dari kata Arab Saasa, atau manajemen juga administrasi.

Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah pun memberikan pendapatnya tentang politik. Disebutkan Farid, sebagaimana dikutip dalam Ath Thuruq Al Hukmiyah Hal. 17 Syamilah, Ibnu Qoyyim berkata, “Tidaklah dikatakan, sesungguhnya politik yang adil itu bertentangan dengan yang dibicarakan syariat, justru politik yang adil itu bersesuaian dengan syariat. Bahkan dia adalah bagian dari elemen-elemen syariat itu sendiri. Kami menamakannya dengan politik karena mengikuti istilah yang mereka buat (Barat). Padahal itu adalah keadilan Allah dan RasulNya, yang ditampakkan tanda-tandanya melalui politik.”

Tetapi, menurut Fadli, realita praktik politik yang ada hari ini bukanlah hakikat politik itu sendiri.

“Lebih tepat disebut sebuah kejahatan yang berdiri sendiri atau ‘penumpang gelap’ dalam dunia politik,” tandasnya. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Swedia Tarik Tentara dari Afghanistan pada 2014
Tulisan selanjutnya Dalam Tahun Ini 614 Tentara Asing Tewas di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?