Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hayono Isman: Ahmadiyah Harus Tahu Diri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Desember 2010 16:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Ketua Komisi I DPR Hayono Isman menyatakan, warga Ahmadiyah harus tahu diri dan tidak lagi melecehkan agama Islam agar bisa diterima dan hidup membaur dalam kehidupan bermasyarakat.

“Itu yang harus dipahami warga Ahmadiyah. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap hak asasi manusia, ajaran Ahmadiyah itu melecehkan agama Islam sehingga keberadaannya selalu menjadi masalah,” katanya usai pertemuan koordinasi dengan jajaran Kodam IX/Udayana, di Markas Korem 162/Wira Bhakti, di Mataram, Selasa (21/12).

Pertemuan koordinasi itu merupakan rangkaian kunjungan kerja (Kunker) Tim Komisi I DPR ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada masa reses 19-22 Desember 2010.

Tim Komisi I DPR itu berjumlah sembilan orang, masing-masing empat orang dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD) termasuk Hayono Isman selaku pimpinan rombongan, seorang dari Fraksi Partai Golkar (F-PG), tiga orang dari Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP), dan seorang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS).

Sebelum pertemuan koordinasi dengan satuan TNI, tim Komisi I DPR itu lebih dulu berkoordinasi dengan unsur Pemerintah Provinsi NTB, pada Senin (20/12), dan sempat membicarakan persoalan Ahmadiyah di NTB.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Warga Ahmadiyah di Pulau Lombok, NTB, diperkirakan lebih dari 180 orang, sebanyak 33 kepala keluarga (KK) atau 130 jiwa di antaranya berada di Mataram, ibu kota Provinsi NTB dan 50 jiwa lainnya berada di Kabupaten Lombok Tengah.

Sebanyak 130 orang warga Ahmadiyah mendiami asrama transito Mataram, setelah rumah mereka di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, dirusak dan dibakar massa pada 4 Februari 2006.

Saat terdengar kabar bahwa warga Ahmadiyah yang bertahan di lokasi pengungsian asrama transito Mataram hendak kembali ke kampung halamannya, 26 November 2010, ratusan warga menyerang dan merusak rumah warga Ahmadiyah di Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Aksi perusakan rumah warga Ahmadiyah oleh seratusan warga dari Dusun Ketapang, Desa Gegerung itu bahkan bukan hanya melibatkan laki-laki, tetapi juga perempuan dan anak-anak.

Warga melempari batu hingga memecahkan kaca jendela, genteng rumah, bahkan sebagian warga menghancurkan tembok menggunakan linggis.

Keberingasan warga terhadap pengikut Ahmadiyah itu tidak mampu dibendung oleh ratusan orang aparat keamanan dari Polres Lombok Barat dan Komando Rayon Militer (Koramil) Lingsar.

Menurut Hayono, solusi terbaik dalam penyelesaian masalah Ahmadiyah itu berada di tangan pengikut Ahmadiyah itu sendiri, karena Pemerintah Provinsi NTB beserta pemerintah kabupaten/kota terkait sudah berupaya maksimal.

Pemerintah NTB sudah berupaya maksimal, bahkan bersedia membeli aset mereka demi penyelesaian masalah Ahmadiyah.

“Namun warga Ahmadiyah harus patuh dan menyadari bahwa mereka telah melecehkan agama Islam sehingga umat marah. Tidak ada ajaran agama apa pun yang membolehkan melecehkan agama lain,” ujarnya.

Hayono mengaku dapat memahami keresahan Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota terkait upaya maksimal menyelesaikan masalah Ahmadiyah, namun belum dapat dituntaskan.

“Mereka (Ahmadiyah) itu telah menimbulkan keresahan pemerintah dan masyarakat, itu yang perlu mereka pahami. Kalau saja tidak ada pelecehan agama, tentu lain masalahnya dan mereka akan bisa diterima,” ujarnya. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MMS Diimbau Pahami Perasaan Umat Beragama
Tulisan selanjutnya Musda MUI Jatim Akan Dorong Penutupan Lokalisasi di Surabaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?