Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pesantren YAPI Pasca Insiden Kerusuhan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 Februari 2011 11:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kamis (17/2) Siang itu, dua hari pasca  pasca insiden kerusuhan, Pesantren YAPI, Pasuruan tampak ramai. Puluhan polisi masih berjaga-jaga di luar pesantren. Sebuah mobil milik stasiun TV swasta masih standby. Beberapa wartawan nasional juga masih banyak di sana.

Di sebelah kanan pintu gerbang terlihat spanduk bertuliskan “Indonesia Bersatu Tolak Anarkisme”. Tulisannya dicetak besar. Terlihat begitu jelas.  

Seorang satpam, Nurcholis, demikian tertera di baju seragam putihnya, buru-buru menghampiri hidayatullah.com. “Mau apa, mas?” tanyanya. Ketika tahu yang datang wartawan, ia pun lantas menyuruh penulis mendatangi sejumlah orang yang sedang bergerombol tak jauh dari pos satpam. “Tanya sama mereka saja,” katanya sambil menunjuk mereka.

Setelah insiden kerusuhan itu, kondisi pesantren ini, ketika itu tampak belum pulih betul. Pecahan kaca masih berserakan. Berkas lemparan pun belum dibersihkan. Police line juga masih terpasang di sejumlah titik tempat kaca jendela yang pecah.

“Coba Anda ke bagian informasi. Tanya saja di sana,” ujar salah satu mereka.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di ruang informasi yang ditunjuk itu, tampak beberapa pengurus pesantren sedang sibuk merapikan sesuatu. 

Sayangm  Ketua Yayasan Yapi, Muhsin Assegaf tak bisa ditemui. “Maaf. Saya tak bisa pastikan bisa atau nggak beliau diwawancarai. Lebih baik, Anda datang besok saja kemari,”  ujar Shohib Aziz, bagian TU pesantren.

Kepada hidayatullah.co, Shohib,  bercerita sedikit tentang pesantren YAPI. Pesantren yang memiliki luas sekitar 3 hektar ini memiliki santrinya sekitar 600 santri. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia. “Dari berbagai daerah, ada di sini,” katanya.

Tak beda dengan pesantren modern lain, YAPI menggunakan sistem terpadu; diniyah dan umum.

Menurutnya, selama ini, lulusannya YAPI tersebar ke berbagai perguruan tinggi baik nasional maupun luar negeri. “Tergantung minat dan bakat mereka,” katanya. Untuk luar negeri, Shohib mengatakan jika lulusanya ada yang kuliah di Mesir, Arab Saudi dan lainnya. Shohib juga tidak menampik jika ada yang kuliah di Iran.

“Ya, ada juga yang di Iran,” katanya.

Umumnya para santri YAPI adalah siswa-siswa keturunan Arab.  Sayang, hidayatullah.com tak bisa mengorek keterangan lebih jauh kepada para santri.  Sebab ketika hendak mengajak ngobrol,  seorang santri yang lebih tua datang dan melarang untuk diwawancari.

Tak hanya itu, santri senior inipun membawa santri muda itu ke dalam.

Tak hanya wawancara yang dilarang, ketika hidayatullah.com  hendak mengabadikan beberapa momen menarik,  tiba-tiba datang larangan motret dan melihat-lihat lebih dalam.

“Jika mau gambar, kami siapkan,” katanya dengan lembut. Tapi entahlah,  kenapa pesantren ini terkesan tertutup. *

Foto: anshor

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Marzuki: Poligami Tak Perlu Diatur Kode Etik Dewan
Tulisan selanjutnya Kesuburan Pria Ditentukan Tulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?