Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Nazar: Syariat Islam Harus Tegak di Aceh

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 Maret 2011 17:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, mengatakan hingga kini qanun jinayat belum diselesaikan akibat berbagai alasan. Pasalnya, qanun itu dibuat hanya untuk kepentingan politik. Bahkan Nazar membantah jika ada pihak yang mengatakan, para investor takut masuk Aceh hanya gara-gara Aceh memberlakukan hukum syariat Islam (SI).

“Para investor tak masuk ke Provinsi Aceh bukan karena SI, tapi mereka takut pada intimidasi dan pungutan liar yang dilakukan oknum-oknum tertentu. Ini perlu diketahui, qanun jinayat dibuat kemarin hanya untuk kepentingan sesaat,” kata orang nomor dua di Provinsi Aceh, Jumat (18/3).

Nazar menyebutkan, secara pribadi dia berkomitmen meneruskan dan mengawal proses penyelesaian qanun jinayat, mengingat qanun itu sangat dibutuhkan Aceh. Syariat Islam harus dilaksanakan secara kaffah. Apalagi Islam pertama masuk ke Indonesia lewat Provinsi Aceh, tepatnya di Samudera, Aceh Utara.

Di sana pernah dibangun sebuah kerajaan yang diberi nama Samudera Pasai. Kerajaan itu dipimpin Malik Al-Saleh. Seorang raja dari keturunan yang terhormat yang pemurah dan penyantun, serta tak angkuh, dan seorang yang ahli ibadah. Dia orang yang sangat dekat dengan Allah.

Menurut Wagub, masyarakat Aceh telah melupakan sejarah. Sejarah itu penting bagi bangsa dan negara. Karena sejarah ibarat cermin. Dengan sejarah kita dapat menilai diri kita sendiri sehingga dengan sejarah kita akan mampu menjadi lebih baik.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sejarah kita pahami pendek, maka masa depan kita juga pendek. Maka saya punya moto hidup, masa depan adalah sejarah, sedangkan masa lalu saya jadikan untuk meraih masa depan menjadi lebih baik,” katanya.

Untuk diketahui, dari Samudera Pasai agama Islam menyebar hingga ke seluruh Asia Tenggara. Ini berhasil dilakukan, karena perjuangan Malikussaleh. Untuk itu, hukum SI harus ditegakkan di Bumi Serambi Mekah secara kaffah. Supaya SI tegak di Bumi Malikussaleh, masyarakat Aceh harus mampu mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ridwan Saidi Tak Takut Dilaporkan Ahmad Dhani
Tulisan selanjutnya Kaum Syi’ah Saudi Kembali Berdemo, Beberapa Terluka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?