Hidayatullah.com– Ketua Harian DPP Forum Komunikasi Kerjasama Islamic Centre Indonesia, Ahmad Syafi’i Mufid meminta kepada umat Islam agar tidak terlalu fokus menyelesaikan polemik Ahmadiyah. Menurutnya, masih banyak persoalan mendasar yang lebih perlu diperhatikan umat atau pun tokoh Islam.
“Pekerjaan rumah umat itu masih banyak, seperti kebodohan dan kemiskinan. Umat Islam sepertinya sibuk ngurusi Ahmadiyah, LDII, atau NII,” kata Syafi’i kepada hidayatullah.com. Syafi’i mengatakan sebaiknya persoalan Ahmadiyah ini dilimpahkan kepada pemerintah.
“Kita tidak pernah fokus memecahkan kemiskinan umat. Sibuk dengan urusan-urusan mencari popularitas dan kekuasaan. Seharusnya tokoh-tokoh Islam keluarkan komentar yang menyejukkan,” terangnya.
Adanya peraturan di beberapa daerah terkait larangan Ahmadiyah, menurutnya sudah cukup untuk menyelesaikan persoalan Ahmadiyah.
Bagaimana dengan permintaan ormas-ormas Islam agar Ahmadiyah dibubarkan? Menurut Syafi’i dirinya mendukung pembubaran Ahmadiyah melalui kaidah hukum yang berlaku.
“Kalau dilihat dari pelanggaran-pelanggaran keorganisasian dan keormasan sudah terpenuhi, mengapa tidak untuk dibubarkan,” papar Syafi’i.
Namun, menurut Syafi’i, pembubaran Ahmadiyah bukanlah bukan satu-satu cara untuk menyelesaikan persoalan. Buat apa organisasinya dibubarkan, kata Syafi’i, jika keyakinannya tetap hidup.
Yang terpenting juga ikut mengajak anggota Ahmadiyah untuk kembali ke ajaran Islam yang benar.
“Menurut saya banyak kok anggota Ahmadiyah yang motivasinya ikut-ikutan masuk Ahmadiyah. Dan kalau mereka diajak dengan baik dan santun, insya Allah mereka kembali. Nggak perlu mereka itu harus diusir, dipukuli,” jelasnya. *




