Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Teluk Kompak Peringatkan Iran

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 April 2011 12:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Negara-negara teluk yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC) hari Ahad (03/4) menyatakan ketidaksukaannya atas tindakan Iran yang dinilai mencampuri urusan dalam regional mereka.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada akhir pertemuan luar biasa dewan menteri negara-negara Teluk di Riyadh yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullah bin Zayed Al-Nahyan, GCC menolak campur tangan terus menerus Iran dalam urusan internal mereka.

Sebagaimana diketahui Iran baru-baru ini menyuruh Saudi menarik pasukannya yang ikut dalam pasukan gabungan negara Teluk di Bahrain.

“Saya menyarankan kepada para saudara di Iran untuk membaca dengan cermat piagam Gulf Cooperation Council sebelum mereka mencampuri urusan domestik dari negara-negara anggotanya,” kata Abdullah kepada media Kuwait Al-Qabas.

“GCC adalah kesatuan yang terintegrasi dan keamanannya menyeluruh. GCC bersatu saat melawan invasi Iraq ke Kuwait, maka seperti itu pula seharusnya jika menghadapi bahaya yang mengancam rakyatnya. Sikap GCC terhadap apa yang terjadi di Bahrain sangat jelas dan bisa diambil contoh. Dewan kami kuat dan contoh terbaik adalah bagaimana cara kami menyiapkan bantuan untuk mendukung Bahrain dan Oman.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Riyadh, Manama dan Kuwait City, tiga dari enam ibukota anggota GCC, telah menyuarakan protesnya atas pernyataan Teheran yang mencampuri urusan negara-negara Teluk.

Bulan lalu Bahrain memanggil pulang duta besarnya untuk Iran, setelah Teheran mengecam pemerintah Bahrain atas caranya dalam menghadapi para demonstran.

Sebagaimana diketahui, gejolak yang terjadi di Bahrain dipicu oleh aksi protes kelompok Syi’ah Bahrain. Iran sebagai negara Syi’ah sepertinya tidak terima dengan tindakan pemerintah Bahrain yang berusaha meredam aksi protes tersebut. Padahal di negaranya sendiri, Iran bertindak keras menghabisi para demonstran anti-pemerintah yang menginginkan demokrasi di negara yang disetir oleh tokoh-tokoh agama Syi’ah itu.

Dr. Yusuf Al-Qaradhawi menyebut aksi protes di Bahrain sebagai aksi sektarian, tidak sama dengan revolusi rakyat di Tunisia dan Mesir yang bertujuan menggulingkan penguasa diktator.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwan, Salafi dan Tabligh Sepakat Bersatu
Tulisan selanjutnya Umat Islam Jangan Sibuk Urusi Polemik Ahmadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?