Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tukang Ojek Protes Kegiatan Kebaktian di Trotoar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2011 04:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Belasan tukang ojek melakukan aksi protes terhadap kegiatan ibadah dan kebaktian yang dilakukan di trotoar Jalan Ring Road, Taman Yasmin, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad (27/11/2011). 

Pemrotes yang merupakan penduduk asli setempat itu merasa dirugikan dengan kegiatan kebaktian tersebut. Mereka mengaku tidak bisa mengais rejeki seperti biasanya karena jalan yang biasanya mereka gunakan disterilkan alias tidak bisa dilalui.  

Salah seorang tukang ojek, Lukas Permana, 30 Tahun, yang ditemui Hidayatullah.com di lokasi, mengaku merasa sangat terganggu dengan kegiatan itu. Dia mengungkapkan, sebagai orang kecil, dirinya mengandalkan nafkah untuk keluarga dari mengojek setiap hari.

Hari Ahad biasanya dia mendapat penghasilan hingga ratusan ribu rupiah, namun terpaksa harus rela bersabar sejak kebaktian itu rutin digelar di jalan yang menjadi jalur tempuhnya.    

“Sangat mengganggu kegiatan kami sebagai warga di sini. Kami warga asli kampung sini. Kami meminta pihak GKI bisa mengerti dan tidak lagi melakukan kebaktian di trotoar. Kami sudah cukup bersabar, tapi kenapa mereka tidak mau menghargai kami. Ini bukan urusan agama, tapi ini utusan perut,” kata Lukas di antara kerumunan massa di Taman Yasmin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, pembina ojek di Taman Yasmin Eka Setiawan, mengatakan setiap kegiatan kebaktian, yang dilakukan dari pagi hingga siang hari itu, pendapatan mereka menjadi tersendat  karena akses jalan mereka dibatasi oleh polisi. 

“Kami melakukan protes ini tidak ada sangkut pautnya dengan agama. Jangan kait-kaitkan ini dengan agama. Kami hanya ingin kami bisa kembali bekerja mencari nafkah seperti biasa,” cetus Eka Setiawan. 

“Kalau seperti ini terus kan, ekonomi kami terganggu. Kami juga mau makan, ini urusan perut,” sambungnya. 

“Kami berharap kepada kawan-kawan kami, teman-teman media, untuk benar-benar menyampaikan fakta sesunguhnya. Jangan ditampilkan seolah-olah Kota Bogor ini mau perang. Gak usah bilang itu, tunggu Armageddon datang aja,” ungkap dia lagi. 

“Kami ini tukang ojek cuma nyari makan, tukang ojek pemikirannya polos. Itu saja, tolong hargai kami yang mau nyari duit,” paparnya.

Eka menjelaskan, pihaknya ingin masalah ini diselesaikan sesuai peraturan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kendati demikian, guna melakukan upaya-upaya tersebut, tukang ojek sudah pernah menawarkan melakukan dialog dengan pihak GKI, tapi tidak ada tanggapan. 

Dirinya berharap GKI Yasmin mematuhi peraturan yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Bogor. 

“Pemerintah juga sudah memberikan relokasi di Harmoni, harusnya mereka taat aturan,” katanya. 

Senada dengan itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Curug Mekar, Bogor Barat, Aang Syahwana, dengan nada tinggi di tengah kerumunan massa tukang ojek meminta pihak GKI Yasmin untuk tidak mengobok-obok kampung Curug Mekar. Pihaknya pun menyatakan siap melakukan dialog kapan pun. Tapi sayangnya, menurut dia, pihak GKI tidak mau mengerti.

“Mau musyawarah, silakan, mau ngobrol, silakan. Tapi hargai orang orang kecil yang cari nafkah di sini. Berapa minggu kami harus bersabar tapi ternyata mereka tidak ngerti juga. Mau apa mereka ini di kampung kami ini. Jangan obok-obok kampung kami,” terang Aang dengan suara lantang. 

Sejurus kemudian, tampak pimpinan jemaat sempat terpancing dan menanggapi komentar Aang. Tapi itu tidak berlangsung lama. Sejumlah jemaat GKI Yasmin yang telah hadir di dekat lokasi kebaktian sejak pagi itu memilih diam saja dan lambat laun satu satu meninggalkan tempat mereka berkumpul di depan gerbang perumahan Taman Yasmin. 

Di lokasi, Hidayatullah.com telah berusaha melakukan konfirmasi ke pihak GKI Yasmin, namun sayangnya tak ada yang bisa diwawancara. Sejumlah pemuda dari jemaat yang masih ada di lokasi depan gerbang perumahan Taman Yasmin, saat dimintai komentarnya, tak memberi tanggapan. 

“Nggak tahu,” jawab salah satu di antara mereka ketika ditanya siapa tokoh GKI Yasmin yang bisa diwawancarai.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya M. Najib Pimpin ICMI Jabar
Tulisan selanjutnya Umat Islam Bogor Bersatu Lawan Arogansi GKI Yasmin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?