Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masuk Islam, Mualaf China Rasakan Ketenangan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 Desember 2011 09:28
Bagikan
Bagikan

ISLAM adalah agama yang memberikan ketenangan bagi setiap pemeluknya. Setidaknya, hal itu dirasakan muallaf keturunan China, Muhammad Sucipto. Kini, lelaki berkulit putih dan bermata sipit ini merasakan hidupnya lebih tenang dan bahagia dari sebelumnya.

“Setelah masuk Islam, kini saya merasakan hidup saya lebih tenang dan bahagia,” ujarnya kepada hidayatullah.com beberapa waktu lalu.

Sucipto menjelaskan, dulu hidupnya seolah tak punya arti. Sehari-hari yang dipikir hanya uang dan uang.

“Padahal, hidup itu tidak sebatas itu. Ada hak penghambaan kepada Sang Khaliq,” tuturnya.

Karena itu, meski hidup cukup bergelimang harta sebagai pemilik bengkel di Kota Sanggau Kalimantan Barat (Kalbar), tapi yang dirasa justru gundah-gulana, tak ada kebahagiaan. Hingga akhirnya hidayah itu datang ketika ia ditimpa musibah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya masuk Islam tidak lama setelah saya kecelakaan sangat parah,” ujarnya.

Boleh dibilang, kecelakaan yang menimpanya cukup parah. Ia mengalami koma selama sepekan dan hampir dirawat dua bulan lamannya.

Di saat-saat kritisnya itu, ia mendapat hidayah bahwa Islam agama yang paling benar dan kunci kebahagiaan dunia dan akhirat.

“Syukurlah musibah ini menjadi titik balik untuk kembali ke Islam,” terangnya. Kini, selain Sucipto, seluruh keluarganya ikut masuk Islam, termasuk istri dan anak-anaknya.

Guna menambah pengetahuan agamanya, selain belajar dengan ustadz, ia banyak belajar secara otodidak di internet.

Sepeti usai magrib menjelasng isya itu, Sucipto duduk di sudut masjid Agung Sanggau sambil sibuk membaca tema-tema keislaman melalui HP-nya.*      

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia IslamMuallafold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah Efektifkah Komunikasi Kita dalam Berdakwah?
Tulisan selanjutnya Polisi Diminta Tidak Melepas Tanggung Jawab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?