Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Abu Jibril: “Turunnya Harga BBM Perkara Kecil”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 31 Maret 2012 00:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Di saat sekitar ribuan massa berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI menolak rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), ribuan umat Islam juga melakukan aksi damai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) lalu longmarch ke depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (30/3/2012) siang.

Di silang barat laut Monumen Nasional, massa dari sejumlah ormas yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) itu menuntut pemerintahan yang bersih berdasarkan syariat Islam. Massa juga menyuarakan keharusan Indonesia bebas dari maksiat. Beberapa spanduk berbunyi “Indonesia Selamat Tanpa Maksiat, Indonesia Selamat Tanpa Liberal” dibentangkan.

Sejumlah orator yang naik ke panggung orasi juga menyinggung persoalan teranyar di Indonesia, yaitu rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

Ketua Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Ustadz Abu Jibril dalam orasinya menganggap bahwa persoalan utama di negeri ini bukanlah soal ekonomi negara, melainkan soal ideologi bangsa.

“Turunnya harga BBM adalah perkara kecil, turunnya harga komoditi adalah perkara kecil (juga). Perkara besarnya adalah tegaknya syariat Islam, tegaknya kalimat tauhid,” ujar Abu Jibril disambut massa dengan pekikan takbir berkali-kali.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Rencana Undang-Undang Kesetaraan Gender (RUU-KKG) yang saat ini sedang digodok juga sempat disinggung Abu Jibril.

“Korupsi adalah kejahatan, merampok adalah kejahatan. Tapi menghalalkan apa yang diharamkan Allah SWT, dan mengharamkan apa yang dihalalkan Allah SWT adalah kejahatan yang paling utama. Kesetaraan gender adalah sebuah kejahatan,” tegasnya.

Orator juga menambahkan, bahwa  jika rancangan UU tersebut terealisasi, maka MK tak pantas disebut Mahkamah Konstitusi, tapi “(ke)Munafikan Konstitusi”.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan aspirasi agar Indonesia menjadi negara bersyariah.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia bersyariah adalah harga mati,” imbuh Ustadz Jibril.

Aksi “Indonesia Tanpa Maksiat” itu merupakan kelanjutan dari aksi damai “Indonesia Tanpa Liberal” awal Maret lalu. Pada aksi yang berlangsung hingga malam ini, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan beberapa perwakilan FUI masuk ke Istana Negara guna menyampaikan sejumlah aspirasi umat.

Di sela-sela aksi, massa menyinggung soal pentingnya menolak kenaikan harga BBM dengan nyanyian.

“Naik-naik, BBM naik, tinggi, tinggi sekali. Kiri, kanan, kulihat semua, banyak rakyat sengsara,” koar massa dengan lirik lagu Naik-naik ke Puncak Gunung.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:maksiatMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IMS Kaltim Bantu Pengobatan Nabila
Tulisan selanjutnya Umat Muslim Diimbau Tak Ikutan Peringati April Mop

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?