Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Musdah: Kebijakan Taliban Atas Nama Agama Kurang Rasional

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 2 Mei 2012 15:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Prof Dr Musdah Mulia, salah satu guru besar UIN Syarif Hidayatullah menyatakan sikap kritisnya terhadap kebijakan faksi perlawanan Taliban di Afghanistan. Musdah Mulia yang mengaku baru kembali dari kunjungan dari Afghanistan mengaku khusus dikirim ke sana untuk melakukan dialog dengan pihak Taliban.

Musdah menceritakan saat Taliban berkuasa di Afghanistan, mereka menarik semua perempuan dari dunia publik dengan alasan keagamaan bahwa perempuan haram bekerja.

“Apa yang terjadi, setelah dua bulan pemerintah Taliban menggariskan satu kebijakan baru bahwa perempuan ditarik dari rana publik. Para dokter, guru lalu hakim, bidan semuanya dilarang bekerja. Terjadi kemudian sejumlah keluarga ternyata memang penyandang ekonominya adalah perempuan – perempuan tersebut,” demikian ceritanya dalam seminar umum “Paradigma Feminisme Di Indonesia” Selasa (01/05/2012) yang diadakan Komunitas Mahasiswa Filsafat Universitas Indonesia (KOMAFIL UI) kemarin.

Menurutnya adalah tidak benar jika wanita itu penyandang ekonomi kedua, kenyataannya banyak juga wanita Afghanistan menjadi penyandang ekonomi utama. Tidak sedikit keluarga yang jatuh miskin dan tidak bisa berbuat apa – apa.

“Lalu Taliban nya tidak juga berkuasa untuk memberi makan rakyatnya akhirnya menjadi pengemis. Yang menarik perempuan itu kalau sudah tidak punya pekerjaan yang bisa dilakukan menjadi pengemis dan menjadi prostitusi. Ketika menjadi pengemis dan prostitusi mereka berada di jalan, ini yang terjadi,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Musdah mengkritik kebijakan Taliban yang mengatasnamakan agama tersebut sebagai sikap yang tidak realistis dan rasional.

Miras dan Rock

Seperti diketahui, hadirnya penjajah di bawah pimpinan Amerika dan jatuhnya Kabul, rok mini, film porno dan minuman keras mulai bisa ditemukan secara bebas di Afghanistan.

Sebelumnya, kebebasan cara Barat seperti itu tak pernah ditemukan di wilayah tersebut di bawah kepemimpinan Taliban. Bahkan pencurian saja jarang ditemukan karena takut sanksi hukumnya. Setelah AS masuk, semuanya menjadi lain.

Tahun 2011 lalu, untuk pertama kali dalam sejarah, ada festival music rock di Afghanistan. Travis Beard, wartawan foto asal Amerika yang ikut festival mengatakan, acara ini disemarakkan band-band asal Australia, Uzbekistan, Kazakhstan dan Kabul sendiri.

Sebelumnya, belum pernah budaya-budaya Barat ini masuk secara sembarangan ke negeri itu.

Selain itu, sejak masuknya tentara asing, budaya-budaya Barat seolah disengaja masuk mempengaruhi warga yang semula dikenal taat dalam ajaran agama.

Tahun 2007, beberapa wanita Amerika mendirikan sekolah kecantikan. Semua gaya hidup ini tentu bukan sesuatu yang terjadi biasa saja. Setidaknya, masuknya tentara penjajah, ikut membawah dampak buruk bagi budaya Islam.*

Foto: sekolah kecantikan di Afghanistan. Semenjak kehadiran tentara AS, budaya Barat dimasukkan ke negeri itu/trt

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bincang-Bincang Tantangan Pemikiran Kontemporer dengan Adian di IIUM
Tulisan selanjutnya Salafy Kairo Dukung Capres Al Ikhwan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?