Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perlu Strategi Baru Jauhkan Masyarakat dari Merokok

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 14 Mei 2012 10:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah perokok di Indonesia yang besar membuat negara ini menjadi pasar menggiurkan bagi industri-industri rokok besar. Hal ini menjadikan industri-industri rokok selalu menutupi dampak negatif rokok dengan dalih-dalih tertentu. Untuk memerangi hal ini, pejuang antirokok perlu membentuk strategi mengubah mindset menjauhkan masyarakat dari gaya hidup merokok, misalnya, merokok itu kuno.
 
Demikian disampaikan Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Herry Zudianto, dalam Bedah Buku “¬A Giant Pack of Lies, Menyorot Kedigdayaan industri Rokok di Indonesia” kerjasama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKIK UMY) dan Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC), Sabtu (12/5) di Ruang Sidang AR Fahrudin B Kampus Terpadu UMY, dimuat laman Muhammadiyah.
 
Herry yang juga mantan Walikota Yogyakarta ini mengatakan, gaya hidup merokok sudah mengakar di Indonesia. Walikota Yogyakarta 2001-2011 ini melihat, perlu pendekatan mengubah persepsi dari gaya hidup. “Sosialisasikan bahwa merokok itu kampungan, merokok itu tidak keren, perokok tingkat kedewasaan setara dengan bayi. Dengan begitu, akan tercipta gaya hidup tanpa rokok.”
 
Selain itu, para pejuang antirokok juga dapat lebih menyentuh persepsi bahwa merokok itu merugikan orang di sekitarnya, termasuk keluarga dan anak. Menurut Herry, banyak orang yang merelakan dirinya sakit, tapi tidak ingin menyakiti anak dan keluarga. “Melalui pendekatan-pendekatan semacam inilah, para perokok justru akan lebih tersentuh,” terangnya.
 
Senada dengan Herry, salah satu penulis buku, Mardiyah Chamim mengatakan bahwa membentuk persepesi antirokok adalah cara melawan persepsi yang dibangun industri rokok melalui iklan-iklan. Industri rokok menurutnya memang berhasil menciptakan mindset bahwa merokok adalah bagian dari gaya hidup.
 
Persepsi lain yang berhasil diciptakan industri rokok, menurut Mardiyah, bahwa melarang rokok sama saja membunuh petani tembakau dan usaha kretek di Indonesia. Padahal industri kretek kecil justru mati karena tidak bisa bersaing dengan industri rokok besar di Indonesia. Para petani rokok justru tertekan oleh dominasi industri besar karena tidak punya pilihan menjual hasil tani tembakaunya selain ke industri-industri rokok besar.
 
“Banyak orang mengatakan bahwa organisasi-organisasi olahraga, pendidikan dan agama harus berterima kasih pada industri rokok karena membiayai banyak kegiatan mereka. Ini terbalik, justru industri rokok yang harus berterima kasih karena organisasi-organisasi ini mengiklankan produknya. Hal-hal yang diputarbalikkan seperti inilah yang dilakukan industri rokok, termasuk mengintervensi isi undang-undang,” jelasnya.
 
Acara ini dihadiri juga mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Kuntoro Mohammad, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec, dan Mantan Menteri Kesehatan RI Ahmad Suyudi.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riau Rencanakan Pendirian Perkampungan Dai
Tulisan selanjutnya Ratko Mladic Diadili Pekan Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?