Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Soal Perluasan Kedubes AS, Belajarlah dari Iraq dan Pakistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Agustus 2012 14:22
Bagikan
Asia Times menyebut kantor kedubes di Pakistan ini layaknya sebuah pangkalan militer
Bagikan

Hidayatullah.com–Perluasan kantor kedutaan besar Amerika Serikat di jantung Ibu Kota RI, menurut Ketua Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Farid Wajdi, ada kaitannya dengan kekhawatiran Negara Paman Sam tersebut terhadap bangkitnya Islam yang bermula dari Indonesia.

“Indonesia dipercaya oleh Amerika sebagai salah satu tempat potensial bermulanya kebangkitan Islam,” jelas Farid dalam Temu Tokoh Terbatas pada Selasa siang (31/07/2012) di kantor DPP HTI, Jakarta.

Menurut Farid, ada tiga kawasan di dunia ini yang begitu dikhawatirkan AS sebagai tempat berdirinya khilafah Islamiyah. Pertama, Iraq dan sekitarnya. Kedua, Pakistan dan sekitarnya. Ketiga, Indonesia dan sekitarnya.

AS telah berhasil memperluas gedung kedutaan besarnya di dua dari tiga negara tersebut. Di Iraq, kata Farid, AS telah membangun kantor kedubes terbesar di dunia.

Bangunan yang mirip kota Roma –ibukota Vatikan– ini berdiri megah di lahan seluas 42 hektar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Anehnya, kompleks kedubes yang terletak di Baghdad ini sangat tertutup. Di bagian luar, tentara AS menjaganya dengan sangat ketat.

“Tak ada satu pun pihak di luar Amerika yang tahu apa kegiatan di dalam kompleks ini,” jelas Farid.

Sedang di Pakistan, AS membangun kantor kedubes kedua terbesar di dunia. Luasnya mencapai 7,2 hektar. Asia Times menyebut kantor kedubes ini layaknya sebuah pangkalan militer. Di dalamnya, selain terdapat staf biasa, ada juga 350 marinir AS yang didaftarkan sebagai staf tambahan.

Bahkan, kata Farid, berdasarkan laporan Xinhua yang dikutip The Nation, sejumlah benda mencurigakan masuk ke dalam gedung tersebut dengan dalih barang diplomatik.

Benda-benda tersebut, misalnya, senjata dan jaket anti peluru. Untunglah pihak keamanan Pakistan sigap. Persenjataan itu berhasil disita di tengah jalan dan diperlihatkan kepada publik.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Farid mengatakan, kantor kedubes AS yang letaknya bersebelahan dengan Kantor Wakil Presiden di jalan Merdeka Selatan ini rencananya akan dipugar total.

Gedung baru ini akan dibangun 10 lantai. Luas totalnya mencapai 3,6 hektar dan akan menggusur gedung bersejarah PM Sutan Sjahrir di dekatnya.

Proyek ini akan menghabiskan dana sebesar Rp 4,2 trilyun. Pembangunan akan memakan waktu lima tahun, dimulai pada akhir tahun ini dan akan berakhir pada tahun 2017 mendatang.[Baca pula: Ormas Islam Minta Pemerintah Gagalkan Rencana Perluasan Kedubes AS]

“Bayangkan, apa saja yang akan mereka bangun dengan jeda waktu selama itu?” kata Farid lagi.

Sebuah dokumen juga menyebutkan, jelas Farid, gedung tersebut sekaligus juga akan dijadikan satuan pengaman laut (marine security guard quarters) AS yang di dalamnya terdapat fasilitas rahasia.

Saat ini, kata Farid, AS tengah mengalihkan fokus pertahanannya ke Asia Pasifik. Bahkan kelak, 60 persen pasukan AS akan berada di kawasan ini.

Langkah awal pengalihan ini dimulai dengan membangun pangkalan militer di Darwin. Pangkalan ini telah dibuka sejak akhir 2011 dan diisi 250 anggota marinir AS sejak Mei 2012. Jumlah ini akan bertambah hingga 2.500 personel pada 2016.

Rencananya, AS akan menjadikan pangkalan sebagai pengendali wilayah tengah. Untuk wilayah utara, AS telah membangun kawasan pengendali di Hawai. Adapun Indonesia, kata Farid, besar kemungkinan akan dijadikan pengendali AS di wilayah Barat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Puasa? Apa Kata Bang Rhoma?
Tulisan selanjutnya 40 Tahun Menyesali Perbuatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?