Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KH Ma’ruf Amin: Kaum Muslim Belum Aware Industri Syariah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 Agustus 2012 09:18
Bagikan
mat Islam Indonesia masih belum aware (sadar) dan respon terhadap industri syariah
Bagikan

Hidayatullah.com— Baru-baru ini, Majalah Investor memberikan penghargaan kepada sembilan perusahaan asuransi nasional yang berhasil meraih predikat Asuransi Terbaik 2012, meliputi 4 asuransi jiwa, 4 asuransi umum dan satu reasuransi. [baca: BSM dan DKI Syariah : Bank Syariah Terbaik Versi Investor]

Yang menarik, banyaknya nama-nama perusahaan asuransi dan keuangan syariah terbaik versi Majalah Investor yang justru dikelola oleh non-Muslim. Sebut saja  seperti Asuransi Jiwa Sinar Mas, Reasuransi Nasional Indonesia dan MNC Dana Syariah.

Menurut Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Ma’ruf Amin, fenemona itu tidak perlu dipersoalkan karena menurutnya syariah adalah sistem yang membolehkan siapa saja mengambil manfaat.

“Syariah itu kan sistem ya jadi memang kita membolehkan siapa saja, muslim atau non Muslim mengikuti syariah, berarti yang tahu peluang-peluang bisnis itu orang-orang non Muslim, oleh karena itu mereka lebih respon, yang kedua mungkin yang punya modal untuk berbisnis, pengetahuannya itu juga kebanyakan non Muslim,” terang ulama kelahiran Tangerang 69 tahun yang lalu ini kepada hidayatullah.com, Rabu (08/08/2012) lalu.

Ia menyadari bahwa mayoritas umat Islam Indonesia masih belum aware (sadar) dan respon terhadap industri syariah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Umat muslim kita masih belum aware, itu nyatalah, faktual ya. Kemauannya harus didorong, kemampuannya juga harus ditingkatkan,” terangnya lagi.

Padahal, menurutnya, orang luar negeri justru senang belajar perbankan syariah di Indonesia, kalau orang Korea bilang, Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) lebih mendekati kebenaran, di luar negeri fatwanya tidak ada yang seperti DSN. Itu karena,  fatwa-fatwanya lebih aplikatif.

“Berarti Muslimnya perlu dibangkitkan supaya tidak menjadi kaum dhuafa lagi. Umat Islam harus diberdayakan, harus di edukasi, pemerintah perlu mengambil bagian dari industri syariah itu,” jelas Ketua Dewan Syariah Nasional yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden ini.

Kemudian terhadap stigma yang masih tercipta di masyarakat bahwa perbankan syariah tidak jauh berbeda dengan konvensional, ia berharap bahwa semua pihak khususnya ulama dan pelaku industri syariah harus terus mengedukasi masyarakat bahwa perbankan syariah sangat jauh berbeda dengan konvensional.

“Perbedaan antara syariah dengan konvensional seperti sumur bor dengan langit ketujuh, jadi perbedaannya sangat jauh sekali,” ungkapnya.

Selain itu, perbankan syariah harus dikatrol melalui kebijakan-kebijakan pemerintah. Harus ada keberpihakan pemerintah kepada perbankan syariah.

“Jadi ke depan kita berharap yang banyak nantinya adalah muslim,” tambahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ICMI Jatim Berikan Apresiasi Masjid Award II
Tulisan selanjutnya Nuruddin Mahmud Zanki, Pahlawan Muslim yang Terlupakan [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?