Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Permasalahan Intoleransi Tertinggi di Indonesia Bukan Karena Agama

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 9 September 2012 04:44
Bagikan
Catur Sapto Edy : Peringkat Pertama Masalah Intoleransi Adalah Masalah Perkebunan dan Pertambangan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di Dewan Perwakilan Rakyat, Catur Sapto Edy mengatakan, permasalahan intoleransi paling tinggi di Indonesia bukan karena konflik agama. Kasus konflik intoleransi di Indonesia justru peringkat pertama terjadi karena masalah Perkebunan dan pertambangan.

“Sedangkan konflik intoleransi karena isu agama berada di peringkat kelima di Indonesia,” jelas Catur dalam diskusi mengenai solusi konflik intoleransi di kantor PP Muhammadiyah, Kamis (06/09/2012) lalu.

Catur juga menyalahkan sikap pemerintah yang kurang memahami kultur masyarakatnya. Cara pandang masyarakat terhadap negaranya dan cara pandang negara terhadap rakyatnya inilah masalah dasar. Karena itu, menurutnya keadilan juga harus ditegakkan dengan kasih sayang.

Negara yang hanya tahu menyelesaikan konflik atas dasar kriminal hanya menjadikan rakyat subjek tertuduh. Harus ada sentuhan empati dari pemerintah yang akhirnya bisa mendudukan semua pihak dalam kebhinekaan. Dari situ Pemerintah bisa bermain sebagai pemersatu berdasarkan kasih sayang bukan otoriter semata.

“Kurangnya kasih sayang antara penguasa terhadap rakyatnya ini juga pemicu intoleransi,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Setelah hal tersebut, Catur juga menilai gelombang hegemoni materialisme di masyarakat juga salah satu pemicu konflik Intoleransi. Masyarakat yang telah terjangkit materialisme cenderung mendorong agama yang penuh pembenaran bukan kebenaran.

Materialisme yang menjadi dasar lahirnya liberalisme akhirnya membuat orang mendefinisikan agama dengan versi kebenarannya masing-masing. Alhasil dari sinilah gesekan itu bisa terjadi karena satu dan lainnya merasa paling benar dengan pembenarannya tanpa memahami kebenaran hakikinya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diplomat Suriah di Malaysia Membelot
Tulisan selanjutnya FPI Bekasi Beri Dukungan Moral MUI Jawa Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?