Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Umat Islam Kehilangan Politisi Islam yang Konsisten

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 22 Oktober 2012 15:15
Bagikan
Umat Islam Rindu Politisi Islam Yang Tegas Dan Komitmen Memperjuangan Syariat Islam Di Parlemen
Bagikan

Hidayatullah.com–Umat Islam saat ini sedang mengalami krisis dalam percaturan politik di Indonesia. Hal ini karena banyak politisi Islam kehilangan komitmennya terhadap penegakan syariat Islam.

Partai-partai Islam cenderung bermuka dua di hadapan penguasa dan umat. Di depan umat bicara dakwah, di depan penguasa mengaku partai terbuka. “Kalau sudah paham Islam, namun mengkritik perda syariat dan mengumumkan secara terbuka menolak penegakan syariat Islam, ya wajar kalau umat Islam tidak percaya pada politisi Islam seperti itu,” kata pemikir Islam, Dr. Adian Husaini kepada Hidayatullah.com.

Menurut Adian, tidak ada role model partai Islam terbaik dalam sejarah Indonesia selain Masyumi. Masyumi meskipun menyatakan loyalitasnya kepada Pancasila, tapi mereka tegas menyatakan ingin memajukan Indonesia dengan nilai-nilai Islam.

“Muhammad Natsir tidak pernah menyatakan dirinya kontra perda Syariat, apalagi tidak mendukung syariat Islam. Justru dia dikenal paling depan dalam membantah ide-ide sosialismenya Aidit,” jelas Adian.

Senada dengan Adian Husaini, penulis buku ternama Artawijaya juga menyatakan, partai-partai Islam selalu menggunakan strategi muka dua, akibatnya pelan-pelan tingkat kepercayaan umat terhadap partai Islam hilang dengan sendirinya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saat ini kelompok liberal justru mendapat penolakan kuat di masyarakat. Mereka kini bermain di lobi politik eksekutif dan yudikatif. Harusnya partai Islam bisa menjadi benteng umat Islam di parlemen, bukan justru berkompromi,” jelas Artawijaya, usai kegiatan beda buku “Indonesia Tanpa Liberal” Di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (21/10/2012).

Salah satu bukti kekuatan lobi liberal, menurut Arta, adalah batalnya pembubaran Ahmadiyah pada tingkat eksekutif. Kelompok liberal juga masih terus bergerilya untuk membatalkan hukum syariat Islam di Aceh melalui Departemen Dalam Negeri. Kelompok Liberal tidak segan-segan menggugat UU No:1 PNPS Tahun 1965 mengenai penistaan agama.

“Yang paling menyedihkan mereka memasang seorang gay bernama Dede Oetomo sebagai calon Komisioner Komnas HAM. Kita tinggal menungga saja bagaimana kelanjutan RUU KKG jika Dede Oetomo lolos ke Komnas HAM,” jelas Arta lagi.

“Sementara liberal begitu gencar mendominasi perpolitikan, partai Islam justru ikut hanyut dalam hegemoni itu dan seperti semakin kehilangan jenis kelaminnya,” tambah Arta.

Membenarkan Adian Husaini, Arta menilai, harusnya para politisi Islam mengapresiasi besarnya resistensi masyarakat terhadap ide-ide liberal, baik dalam kerangka agama hingga ekonomi dan peta perpolitikan di Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Luar Jawa, Pertumbuhan Perbankan Syariah di Sumut Tertinggi
Tulisan selanjutnya Terpilih 13 Anggota Baru Komnas HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?