Hidayatullah.com — Beberapa waktu lalu delegasi Komisi I Bidang Luar Negeri DPR RI selesai diterima oleh Liga Arab yg dipimpin Oleh Wakil Sekjen Ahmed bin Hali didampingi sejumlah dubes negara Arab. Demikian disampaikan Ketua Kaukus Parlemen untuk Timur Tengah Muhammad Najib kepada media ini dari Kairo, Mesir.
Sekjen Liga Arab sendiri, kata Najib, sedang berada di New York untuk memberikan dukungan kepada Presiden Abbas yg kini mengajukan kembali Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB setelah tahun lalu gagal.
Dalam pertemuan itu Liga Arab menegaskan bahwa sikap negara-negara Arab terkait isu Palestina sebenarnya tidak ada perbedaan, bahkan mereka merasa Palestina telah menyatukan seluruh negara Arab.
“Liga Arab menyambut antusias kunjungan Parlemen Indonesia yang dinilai sebagai negara Muslim terbesar di dunia dan negara penting di Asia. Lebih dari itu Indonesia dinilai sukses dalam reformasi pada saat sejumlah besar negara-negara Arab sedang melakukan hal serupa saat ini,” kata Anggota Komisi I DPRI Muhammad Najib kepada Hidayatullah.com, Kamis (29/11/2012).
Dalam pertemuan itu, lanjut Najib, Liga Arab menyatakan dukungannya terhadap perjuangan Palestina. Liga Arab menegaskan pula setelah gencatan senjata antara Palestina dan Israel setelah pertempuran 8 hari, kini mereka masuk pada perjuangan diplomasi dan politik.
“Dalam waktu dekat mereka tegas akan memperjuangkan agar Palestina meningkat statusnya di PBB dari observer menjadi Non Member State. Saya pribadi mengingatkan senjata ekonomi dan media massa ke depan akan semakin penting,” kata Najib.
Najib menjelaskan, kemajuan ekonomi yang dialami negara-negara Arab di Teluk perlu disinergiskan dengan negara-negara Arab lain dan dengan negara-negara muslim dan Non-blok sehingga menjadi kekuatan politik.
“Begitu juga media massa ke depan akan berperan semakin besar dari pembentukan opini dan merebut hati masyarakat. Arab beruntung punya Al Jazeera yg sudah mengungguli banyak media Barat, perlu disinergiskan dengan media negara-negara non Blok,” ujarnya.
Pada kesempatan pertemuan delegasi Indonesia dengan Liga Arab itu sempat mengemuka kaitan apakah Arab Spring membuat negara-negara Arab semakin kuat atau sebaliknya. Liga Aran menilai dalam jangka pendek mungkin saja melemah tapi dalam jangka panjang mereka yakin secara politik akan semakin kuat.
Sementara sikap negara-negara Arab terkait isu Palestiana dinilai Liga Arab sebenarnya tidak ada perbedaan bahkan mereka merasa Palestina telah menyatukan seluruh negara Arab.*