Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Astaghfirullah, 41,8 persen Remaja Usia 15-19 Tahun Sudah Kumpul Kebo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Maret 2013 10:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di saat bayak lembaga berupaya menekan angka kelahiran, berbagai program yang dilancarkan terganggu oleh remaja yang melakukan hubungan seks di luar nikah alias kumpul kebo. Sebagian bahkan sampai hamil.

Pernyataan ini disampaikan Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Julianto Witjaksono. Menurut Julianto,  data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 menunjukkan angka yang tidak diharapkan. Sebanyak 4,8 persen dari usia 10 tahun sampai 14 tahun melakukan hubungan di luar nikah. Sebesar 0,5 persen sampai 1,5 persen di antaranya hamil.  Selain itu,  sebesar 41,8 persen pada usia 15 tahun sampai 19 tahun melakukan hubungan di luar nikah dan 13 persen di antaranya hamil.

“Ini sangat memerihatinkan. Sebab katakan lah hampir separuh dari remaja usia itu sudah melakukan hal yang tidak seharusnya. Berarti bisa dibilang satu dari dua orang melakukannya dan itu berpotensi hamil,” sesalnya saat diskusi di kantor BKKBN, Jakarta, Rabu (20/03/2013) sebagaimana dikutip JPNN.

Karena itu, Julianto berharap pihaknya bertekad menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan.

Menurutnya, selama ini sudah dilakukan oleh satu tim khusus dari BKKBN namun hanya secuil saja dari sekian banyak sekolah yang sudah tersentuh.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita program GenRe (Generasi Berencana)nya masih SMA. Semestinya sudah harus ke SMP juga. Tapi kerjasama dengan pendidikan belum bisa karena kalau edukasi seks begitu kita masih ditentang oleh guru formal. Kita juga sudah minta tim Kemendikbud supaya masuk tim kita tetapi masih susah,” akunya.

Menurutnya,  Indonesia menghadapi ledakan penduduk, salah satunya dari angka kelahiran rata-rata 5 juta bayi lahir per tahun.

Angka kelahiran tinggi itu tidak terlepas dari besarnya angka pasangan usia subur mencapai 45 juta pasangan. Sementara BKKBN saat ini menurutnya memiliki keterbatasan akses untuk menjalankan program sampai ke tingkat kabupaten atau kota.

Batasan Menikah

Seperti diketahui, fenomena pergaulan bebas yang rentan menjurus kepada praktik seks bebas dewasa ini tak bisa lagi dipungkiri. Untuk itu pemerintah perlu terus menguatkan keberadaan Undang Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Bukan justru melemahkannya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Syura Hidayatullah Hamim Tohari  di sela-sela acara upgrading, rapat pleno, dan Rakornas PP Hidayatullah di Kota Depok, Jawa Barat, Ahad (17/02/2013) mengusulkan agar BKKBN juga ikut mendorong dilakukannya revisi terhadap Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Menurutnya, dorongan revisi UU Perkawinan terutama ditekankan pada batasan usia menikah bagi perempuan yang dinilai sudah tidak relevan. Hamim memandang, penundaan usia perkawinan justru bisa menjadi bumerang yang sangat krusial. Hal ini akan semakin diperparah apabila ia kemudian dianut sebagai gaya hidup.

“Dalam Islam, pernikahan adalah sarana efektif untuk memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan, dan melindungi masyarakat dari kekacauan. Sehingga kalau ada seorang pemuda atau pemudi merasa dan sudah memiliki kematangan untuk itu, kenapa tidak, ayo menikahlah,” katanya menyerukan.

Karenanya, menikah tidak perlu pembatasan, apalagi sampai menunggu usia tua. Jika  sudah waktunya  dan memiliki kematangan secara seksual serta kesadaran mental dan material, cukup alasan untuk menikah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateremajaseks bebas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Disponsori USAID-UKAid Iklan Kondom di Kenya Ajarkan Selingkuh
Tulisan selanjutnya Syeikh Ahmad dan Belalang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara

Berita
28 Juli 2026 15:55
Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional
Adiwarman Karim Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Harus Mensejahterakan Semua Kelompok Masyarakat
Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki

Terbaru

  • Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?