Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lebih 10 Juta Penduduk Saudi Tak Semua Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2013 22:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Santernya tudingan Islam agama anti dialog, penganjur kekerasan, serta sejumlah stereotip buruk lainnya melatari digelarnya dialog internasional agama yang diinisiasi oleh Khodimul Haramain (Pelayan Dua Tanah Suci), Raja Abdullah bin Abdul Aziz.

Arab Saudi sebagai representasi agama Islam telah menunjukkan diri sebagai negara yang sangat dialogis. Bahkan, lebih dari 10 juta penduduk Arab Saudi baik imigran dan wisatawan tidak semua beragama Islam. Mereka semua diayomi.

Demikian dikatakan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa Ibrahim Al-Mubarak, dalam jumpa pers di Kantor Dubes Arab Saudi, Jln MT Haryono Kap. 27, Cawang, Jakarta Timur, Jum’at.

“Islam telah membuktikan diri sebagai agama yang mengutamakan dialog dan sangat cinta damai,” kata Mustafa Ibrahim Al-Mubarak, dalam jumpa pers pra-seminar internasional UII-UIM dihadiri hidayatullah.com di Jakarta, Jum’at (31/05/2013).

Sejak sekian abad lalu, lanjut Mustafa, Islam telah mengejawantah nilai-nilai universalitas kehidupan di mana penganut agama lain di wilayah-wilayah kekuasaan Islam sangat diayomi dan mendapatkan perlindungan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Tertutup

Mustafa juga menampik jika Saudi dianggap tertutup terhadap agama lain. Menurutnya, belum pernah  didengar negerinya melakukan tindakan diskriminasi terhadap kelompok minoritas. 

“Arab Saudi tidak ekslusif dan tidak anti dialog. Kami tidak antagonis. Anda perlu tahu, lebih dari 10 juta penduduk di Saudi tidak semua bergama Islam. Mereka semua diayomi. Apakah dengan begitu kami tertutup dan anti dialog,” tanya Mustafa seraya tersenyum.

Justru ia mengaku, pihaknya mengadakan acara dialog internasional yang digelar di Jakarta itu menunjukkan, “Bahwa kami tidak tertutup,” tukas Mustafa. Ia menyebutkan, Arab Saudi rutin memberi beasiswa kepada ribuan pelajar, mengirimkan dosen-dosen ke luar negeri.

“Bahkan dari Indonesia, kami mengurus lebih 4000 visa perhari, penerbangan dari Indonesia ke Saudi puluhan perhari. Kami berkomunikasi dengan semua negara. Lebih 150 negara belajar di universitas Saudi. Apakah dengan begitu, kami dikatakan tertutup dan anti dialog,” lanjut dia.

Ia menerangkan, semenjak dahulu sebagaimana tercatat dalam sejarah perkembangannya, Islam tidak mengganggu Sinagog, dan tempat ibadah penganut agama lain.

“Sejak berabad abad lalu Islam telah membuktikan diri sebagai agama rahmat,” ujarnya.

Dikatakan Mustafa, di dalam Islam telah ada batasan pola interaksi sosial dan agama yang sangat terang lagi menjunjung tinggi asas kemaslahatan dan toleransi, yakni prinsip Lakum diinukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku.

Lebih dari itu, tak ada ayat dalam kitab-kita rujukan utama umat Islam, lanjut dia, yang menganjurkan penganut Islam untuk melakukan kekerasan tanpa dasar-dasar yang dibenarkan.

“Sejarah islam membuktikan, tidak pernah di mana umat Islam mayoritas melakulkan aksi-aksi secara frontal terhadap terhadap agama lain yang minoritas,” ujar sarjana lulusan Kanada ini.

Justru sebaliknya, tegas dia, umat Islam-lah yang kerap menerima perlakukan diskriminatif dikala berada di tengah penganut agama yang mayoritas.

“Seperti yang terjadi di Myanmar sekarang,” ujar Mustafa yang didampingi seorang interpreter.

Ia menjelaskan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi nilai nilai universal. Ditegaskan Dubes Mustafa, tidak ada dalam ajaran Islam mengajarkan umatnya yang mengharuskan memaksa orang lain untuk memeluk agama Islam.

Siang tadi, Kedutaan Saudi Arabia untuk Indonesia menggelar jumpa pers menyongsong digelarnya seminar internasional dialog agama pada Selasa, 4 Juni mendatang.

Seminar itu diselenggarakan atas kerjasama Universitas Islam Madinah (UIM) Saudi Arabia dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Seminar ilmiah internasional yang digelar selama sehari di Jakarta itu diinisiatori “Khodimul Haramain” atau Pelayan Dua Tanah Suci, Raja Abdullah bin Abdul Aziz.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dialog agamadubes saudiindonesiaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Dipandang Sukses Kelola Perbedaan
Tulisan selanjutnya Kenaikkan BBM Dinilai Akibat Kesalahan Pemerintah Kelola Keuangan Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?