Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Motif Pendekatan Syiah dinilai Logika Politik, bukan Akidah

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Juli 2013 15:09 3:09 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Juli 2013 15:09
Bagikan
sidang perdana munarman
Direktur An Nashr Institute, Munarman SH
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu cara penyebaran Syiah di Indonesia adalah mempropaganda bahwa Negara Iran dan Hizbullah Libanon sebagai negara dan organisasi terdepan dalam melawan Amerika dan Zionis Israel.  

Demikian salah satu pernyataan Direktur An Nashr Institute, Munarman SH dalam bedah buku “Syiah dan Zionis Bersatu Hantam Islam” di Islamic Center Pondok Gede di Bekasi, Sabtu (13/07/2013) kemarin.

Lebih jauh, Munarman, mengingatkan umat Islam Indonesia perlu mengetahui beberapa strategi Syiah dalam melakukan perekrutan di Indonesia.

“Saya menyatakan inilah metode rekrutmen Syiah di Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengungkap beberapa strategi. Pertama, propaganda Iran dan Hizbullah, Kedua Libanon. Setelah umat Islam mengagumi Iran dan Hizbullah, makan  akan ditarik ke pendekatan strategi kedua.Yakni pendekatan kajian mengenai tragedi Karbala.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Aktivis Syiah akan menceritakan bagaimana Husein dibunuh di Karbala. Pada fase ini penanaman perasaan kebencian kepada sahabat Nabi dalam hal ini adalah Muawiyah Bin Abu Sufyan dan anaknya Yazid Bin Muawiyah ditanamkan.

“Kalau orang umum yang minim ilmu mengikuti kajian Karbala Syiah pasti menitikan air mata dan hanyut dalam kebencian terhadap gubernur Iraq saat itu, lalu dikaitkan dengan membenci Muawiyah sebagai khalifah saat itu,” jelas pria yang kini aktif di Front Pembela Islam (FPI) ini.

“Jadi motif pendekatan Syiah memang logika politik bukan akidah,” jelasnya lagi.

Setelah dua strategi diatas berjalan lancar, barulah aktivis Syiah masuk ke strategi ketiga yaitu menghantam pemahaman akidah.

Menurutnya, aktivisi Syiah akan mulai mempersoalkan peran para perawian hadist. Dalam hal ini Syiah akan mendiskreditkan Abu Hurairah ra. Syiah akan menuduh bahwa Abu Hurairah banyak meriwayatkan hadits-hadits palsu dan bohong.

“Nah jika hadis riwayat Abu Hurairah tidak dipakai maka di sinilah pemahaman akidah seorang Ahlus Sunnah akan mulai berubah,” jelas Munarman lagi.

Jika hadits-hadits Abu Hurairah hingga Muawiyah sudah tidak dipakai, maka sangat mudah bagi aktivis Syiah untuk mempersoalkan tiga sahabat yang termasuk Khulafar Rasyidin, di mana lahirnya kebencian kepada Sahabat Abu Bakar As Shidiq ra, Umar Bin Khatab ra dan Ustman Bin Affan ra.

“Inilah empat strategi orang-orang Syiah memulai syiahnisasinya kepada umat Islam Ahlus Sunnah di Indonesia,” tandasnya lagi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hizbullahkarbalapenyebaran syiahsyianisasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasal Ajak Prajurit TNI Makmurkan Masjid
Tulisan selanjutnya Tarif Hotel di Makkah Turun 150 Persen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?