Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar: Ada Kekuatan Politik Merusak Perbankan Islam

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 22 September 2013 05:53 5:53 am
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 22 September 2013 05:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski saat dunia perbankan syariah di Indonesia mengalami kemajuan namun sebagian kalangan masih menilai perkembangannya sangat lambat. Hal ini salah satunya disebabkan masih adanya stigma negatif tentang bank syariah. Stigma itu antara lain bank syari’ah hanya untuk umat Islam. Selain itu, kesan mengutang ke bank syari’ah di anggap lebih mahal cicilan nya  dari pada di bank konvensional.

Demikian diungkapkan Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Dr.Nurul Huda, SE, MM, MSi saat menjadi pembicara seminar  nasional di Universitas Islam Bandung (Unisba), Sabtu (21/09/2013).

Nuru Huda menambahkan stigma tersebut masih diperparah dengan anggapan bahwa bank syariah tidak murni syariah karena masih dimiliki oleh bank konvensional hingga disinyalir dana bank syariah bercampur dengan riba dari induknya tersebut.

“Itulah salah satu sebab mengapa perbankan syariah sulit berkembang, ironisnya orang kita (Islam)juga yang menyebarluaskan stigma negatif tersebut,” keluhnya.

Nurul Huda menambahkan  sesungguhnya saat ini sistem keuangan Islam yang murni  (bebas riba) sesungguhnya sedang dicegah karena dianggap ancaman besar bagi sistem ekonomi kapitalis bukan hanya perbankan saja. Sehingga ada upaya pihak luar yang mengembangkan praktik keuangan yang dikembangkan perbankan Islam bukan menjauhkan umat muslim dari riba, sebaliknya, justru umat tetap berada dalam kungkungan riba.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Mengapa bank-bank berbasis bunga terbesar di dunia mempromosikan perbankan dan keuangan Islam sebegitu gencarnya? Ada institusi dan kekuatan politik berkuasa yang sedang mengorupsi nama Islam. Wujudnya, mereka mengembangkan berbagai instrumen dan kerangka kerja keuangan berbasis bunga (riba) namun mengatakannya kepada  publik sebagai contoh praktik keuangan Islam,” jelas Nurul Huda yang juga dosen pascasarjana UI tersebut.

Stigma negatif tersebut,imbuhnya, masih  diperparah dengan adanya ungkapan bahwa  Sumber Daya Manusia (SDM) di perbankan syari’ah atau bankir syari’ah belum berkualitas sebab masih ada dari mereka yang menjalankan pola pikir atau kerja banker konvensional.

Sehingga timbul persepsi bahwa bank syariah dan konvensional sama  saja. Padahal, jelasnya,perbedaannya sangat jauh baik prinsip maupun prakteknya.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bank islamkonvensionalpolitikribasyariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Perjuangkan Petunjuk Arah di Masjidil Haram Gunakan Bahasa Indonesia
Tulisan selanjutnya Keledainya Dinamai Jenderal Al-Sisi, Seorang Petani Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?