Hidayatullah.com–Forum Silaturahmi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta (FOS PETA) meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk menghentikan pembongkaran Masjid Baitul Arif yang terletak di Jalan Jatinegara Barat No.142 Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Untuk menyampaikan aspirasinya ini, puluhan anggota FOS PETA melakukan demonstrasi di depan Balaikota, Jakarta Pusat, Jum’at (27/09/2013) siang. Dalam rilis FOS PETA yang diterima hidayatullah.com, Pemda DKI Jakarta diminta untuk melakukan musyawarah dengan pengurus masjid terlebih dahulu sebelum masjid tersebut dibongkar dan direlokasi.
“Dan yang menjadi catatan penting adalah masjid rumah peribadatan bagi umat Muslim terbongkar tanpa konfirmasi kepada masyarakat dan pengurus masjid, sehingga dampak dari itu semua cukup merugikan masyarakat,” demikian tulis FOS PETA dalam rilisnya.
FOS PETA juga menilai pembongkaran eks Gedung Kasudin Teknik PU Jakarta Timur tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kebisingan dan pencemaran udara akibat pembongkaran tersebut telah terjadi selama lebih satu bulan. Apalagi persis di samping gedung eks Kasudin Teknik PU Jakarta Timur tersebut berdiri kampus Universitas Islam Azzahra. Tentu dengan aktifitas pembongkaran tersebut mengganggu proses belajar mengajar.
“Masyarakat disuguhkan dengan debu-debu pembongkaran, belum lagi getaran yang nantinya akan kami rasakan,” tulisnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemda DKI Jakarta berencana membangun rumah susun di atas tanah eks Gedung Kasudin Teknik PU Jakarta Timur. Sebagai tahapan awal Pemda DKI Jakarta membongkar gedung tersebut.
Namun, tampaknya pembongkaran itu mendapat respon keberatan dari masyarakat sekitar. Karena dinilai tidak ada pemberitahuan dan musyawarah terlebih dahulu dengan masyarakat. Ditambah lagi Masjid Baitul Arif yang terletak dalam komplek gedung itu menjadi target pembongkaran juga.
“Tanpa permisi kepada umat Islam, Pemda DKI Jakarta membongkar masjid yang menjadi tempat kami beribadah sehari-hari,” kata Taufan Maulamin, salah seorang tokoh masyarakat setempat ketika ditemui hidayatullah.com, Jum’at (27/09/2013) siang.*