Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lebih Jernih Membaca Kasus Hafitd dan Assyifa

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Maret 2014 16:13 4:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Maret 2014 16:13
Bagikan
Ahmad Imam Al Hafitd dan Assifa Ramadhani.
Bagikan

Hidayatullah.com–Beragam dugaan dan analisa mencoba menghubungkan riwayat pekerjaan ayah kandung Ahmad Imam Al Hafitd (19), Ownie Sumantri, terhadap orientasi pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto (19). Bahkan kasus aborsi yang pernah dilakukan  sang ayah yang berprofesi sebagai dokter kandungan pada 2009, kembali diangkat.

Terkait hal ini, Khalid Basalamah, Ketua Umum Yayasan Ats Tsabat, Jakarta Timur, mengatakan, tidak bisa begitu saja menghubungkan kesamaan tindakan hanya karena hubungan bapak-anak. Orientasi hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan kondisi lingkungan dimana Ia bertumbuh dan berinteraksi.

“Misalnya, kalau sebelumnya kita bukan perkokok, lalu kita bergaul dengan 10 orang perokok, hari pertama-kedua tidak terpengaruh. Tapi kita akan terbiasa dengan asapnya. Sebulan coba-coba. Setahun kita bisa ikut merokok bersama mereka,”papar pengisi kajian Hadits, Masjid Agung Al Azhar, itu.

Begitu juga sebaliknya jika kita tidak bisa membaca Al Quran.

“Lalu kita bergaul dengan 10 penghafal Al Quran. Sehari-dua hari kita malu nggak bisa ngaji. Setahun kita bisa ikut menghafal bersama mereka,” lulusan Universitas Islam, Madinah, jurusan Dakwah dan tarbiyah itu menjelaskan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menilai, pendidikan merupakan faktor terkuat yang mempengaruhi cara pandang seseorang, termasuk Hafitd.

“Jika ayahnya pernah melakukan aborsi, maka anak ini bisa saja dididik dari poin itu bahwa pelanggaran-pelanggaran agama dianggap biasa. Namun jika tidak, maka Ia dipengaruhi oleh lingkungan,”ungkap peraih gelar Master jurusan Manajemen Pendidikan Islam tersebut.

Tidak Ada Hubungan Nama

Pembicaraan masyarakat juga mengarah pada nama islami Hafitd dan Assyifa. Sekali lagi menegaskan, tidak bisa begitu saja sebuah kasus dikaitkan karena memiliki nama islami.

“Nama tidak ada hubungannya. Kalau namanya Muhammad tapi pembunuh? Kita tidak bisa bilang jika ada seorang tentara melakukan pelanggaran kemudian kita bilang seluruh tentara di sana buruk,”ulasnya. Lebih lanjut Ia menegaskan, perbuatan yang dilakukan keduanya tidak mungkin dilakukan seseorang yang tumbuh dilingkungan yang sehat dan islami. “

Khalid menambahkan, perbuatan aborsi lebih karena akhlak yang tidak baik.

“Makanya kita harus melihat, apakah dia berteman dengan orang-orang yang kayak begitu yang beranggapan bahwa membunuh adalah hal kecil,”ucapnya. Hal tersebut menurutnya, sama seperti perempuan yang berjalan penuh percaya diri didepan umum memakai rok mini.

“Karena pendidikan rumahnya, pendidikan orangtuanya, tontonannya, lingkungannya, sehingga ia menganggap hal itu biasa,”ucapnya tandas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Afrika Buka Investigasi Kekejaman Sudan Selatan
Tulisan selanjutnya Masyarakat diminta Tak Ikut Menghujat Hafitd dan Assyifa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?